Detik-detik Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas dengan Jarak Luncur 5 Km
Selasa, 01 Februari 2022 - 21:22 WIB
loading...
Detik-detik Gunung Semeru muntahkan awan panas dengan jarak luncur 5 Km, terpantau kamera CCTV. Foto: iNewsTV/Yayan Nugroho
A
A
A
LUMAJANG - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur ( Jatim ) kembali terpantau memuntahkan awan panas , Selasa petang (1/2/2022).
Awan panas guguran Gunung Semeru mengarah ke tenggara atau mengarah ke Besuk Kobokan dengan jarak luncur hingga 5 kilo meter (KM).
Detik-detik saat Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran terekam video CCTV, Selasa petang (1/2/2022). Meski tertutup kabut, namun seismograf merekam peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.
![Detik-detik Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas dengan Jarak Luncur 5 Km]()
Baca juga: Jenazah Korban Letusan Semeru Kembali Ditemukan, Total 61 Orang Meninggal
Material erupsi berupa awan panas guguran juga sempat terekam oleh CCTV milik relawan di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Dalam rekaman CCTV, kepulan asap terlihat meluncur ke arah tenggara dan selatan gunung atau mengarah ke Besuk Kobokan.
Bahkan, data hasil pengamatan oleh pos pantau gunung api semeru di Gunung Sawur, terekam getaran awan panas hingga 25 milimeter, selama 1.319 detik atau hampir setengah jam dengan jarak luncur mencapai 5 KM.
Baca juga: Polda Jawa Timur Selidiki Dugaan Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Meski begitu, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memastikan tidak ada laporan dampak signifikan.
“Sebab radius 5 KM dari puncak gunung semeru sudah steril dari aktivitas warga,” kata Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.
Kendati demikian, petugas menghimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, sebab selama cuaca ekstreme ini masih terjadi potensi awan panas guguran maupun banjir lahar dari Gunung Semeru masih cukup tinggi.
Baca juga: Kisah Pilu Bocah Putra Korban Pembakaran Diskotek Doubel O Sorong, Datangi TKP Cari Ibunya Tagih Janji
Selain luncuran awan panas, hasil pengamatan selama 6 terakhir, Gunung Semeru juga terekam 16 kali letusan dan 24 kali tremor harmonic.
Sehingga, Badan Geologi melalui pusat vulaknologi dan mitigasi bencana geologi masih menetapkan status gunung semeru di level III atau siaga.
Awan panas guguran Gunung Semeru mengarah ke tenggara atau mengarah ke Besuk Kobokan dengan jarak luncur hingga 5 kilo meter (KM).
Detik-detik saat Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran terekam video CCTV, Selasa petang (1/2/2022). Meski tertutup kabut, namun seismograf merekam peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Baca juga: Jenazah Korban Letusan Semeru Kembali Ditemukan, Total 61 Orang Meninggal
Material erupsi berupa awan panas guguran juga sempat terekam oleh CCTV milik relawan di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Dalam rekaman CCTV, kepulan asap terlihat meluncur ke arah tenggara dan selatan gunung atau mengarah ke Besuk Kobokan.
Bahkan, data hasil pengamatan oleh pos pantau gunung api semeru di Gunung Sawur, terekam getaran awan panas hingga 25 milimeter, selama 1.319 detik atau hampir setengah jam dengan jarak luncur mencapai 5 KM.
Baca juga: Polda Jawa Timur Selidiki Dugaan Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Meski begitu, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memastikan tidak ada laporan dampak signifikan.
“Sebab radius 5 KM dari puncak gunung semeru sudah steril dari aktivitas warga,” kata Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.
Kendati demikian, petugas menghimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, sebab selama cuaca ekstreme ini masih terjadi potensi awan panas guguran maupun banjir lahar dari Gunung Semeru masih cukup tinggi.
Baca juga: Kisah Pilu Bocah Putra Korban Pembakaran Diskotek Doubel O Sorong, Datangi TKP Cari Ibunya Tagih Janji
Selain luncuran awan panas, hasil pengamatan selama 6 terakhir, Gunung Semeru juga terekam 16 kali letusan dan 24 kali tremor harmonic.
Sehingga, Badan Geologi melalui pusat vulaknologi dan mitigasi bencana geologi masih menetapkan status gunung semeru di level III atau siaga.
(nic)
Lihat Juga :