Curhat Kapolda Metro, Pinjol Ilegal Bagaikan Lingkaran Setan!
Sabtu, 29 Januari 2022 - 16:10 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut pinjaman online (pinjol) ilegal bagaikan terjebak dalam lingkaran setan. Selain mengakibatkan orang merasa tercekik atas tagihan, kantor pinjol bahkan juga membuat pegawainya terjerat masalah.
Hal itu dikatakan Fadil dalam akun media sosialnya Instagram @Kapoldametrojaya. Dia membagikan kisah lain dari proses penggerebekan kantor pinjol ilegal di kawasan PIK, Jakarta Utara, pada Rabu (26/1/2022) yang dilakukan jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Fadil bercerita soal adanya ibu dari salah seorang karyawan pinjol ilegal yang mengetahui kantor anaknya digerebek polisi. Baca juga: Jenderal Dudung-Irjen Fadil Imran Bertemu Bahas Upaya Membangun Jakarta yang Damai
"Ada sebuah cerita, beberapa saat setelah kantor pinjol ilegal diamankan ada orang tua yang datang dan mencari anaknya. Beliau cerita suaminya baru saja wafat karena COVID dan sekarang ia mendengar kantor anaknya diamankan. Bak petir di siang bolong,” tulis Fadil.
Pada cerita sang anak mengaku bekerja di sebuah perusahaan yang legal. Namun, pada saat hari penggerebekan, sang ibu meminta anaknya untuk tidak masuk kerja. Namun, permintaan tersebut rupanya tidak dituruti.
Hal itu dikatakan Fadil dalam akun media sosialnya Instagram @Kapoldametrojaya. Dia membagikan kisah lain dari proses penggerebekan kantor pinjol ilegal di kawasan PIK, Jakarta Utara, pada Rabu (26/1/2022) yang dilakukan jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Fadil bercerita soal adanya ibu dari salah seorang karyawan pinjol ilegal yang mengetahui kantor anaknya digerebek polisi. Baca juga: Jenderal Dudung-Irjen Fadil Imran Bertemu Bahas Upaya Membangun Jakarta yang Damai
"Ada sebuah cerita, beberapa saat setelah kantor pinjol ilegal diamankan ada orang tua yang datang dan mencari anaknya. Beliau cerita suaminya baru saja wafat karena COVID dan sekarang ia mendengar kantor anaknya diamankan. Bak petir di siang bolong,” tulis Fadil.
Pada cerita sang anak mengaku bekerja di sebuah perusahaan yang legal. Namun, pada saat hari penggerebekan, sang ibu meminta anaknya untuk tidak masuk kerja. Namun, permintaan tersebut rupanya tidak dituruti.
Lihat Juga :