Brutal! WNA Yordania Pukul Polisi dan Petugas di Bandara Ngurah Rai, Ini Pemicunya
Kamis, 27 Januari 2022 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Identitas 2 Prajurit TNI yang Gugur Akibat Serangan Brutal KKB di Kabupaten Puncak
Insiden pemukulan terjadi di pintu lima terminal keberangkatan domestik, Rabu (26/1/2022) malam sekitar pukul 19.40 WITA. Awalnya, Naji berserta istri, anak, serta keluarganya berjumlah delapan orang sudah berada di ruang boarding.
Namun setelah sekian lama, rombongan tidak kunjung mendapat panggilan masuk ke pesawat. Naji bertanya kepada petugas, dan mendapat jawaban pesawat telah berangkat. Dia lalu bertanya kenapa ditinggal. Padahal mereka sudah cukup lama menunggu di pintu lima.
Baca juga: 3 Pegawai Honorer Ditangkap Polisi saat Asyik Pesta Sabu pada Jam Kerja
Karena tidak mendapat penjelasan memadai, Naji lalu mencoba masuk ke kantor Lion Air. Tapi dia dihalangi sehingga tersulut emosi dan melakukan pemukulan. Sukadi menjelaskan, pelaku dan ketiga petugas yang jadi korban pemukulan telah sepakat melakukan mediasi. "Rombongan sudah terbang tadi pagi pukul 07.00 WITA, dengan Batik Air," kata Sukadi.
Insiden pemukulan terjadi di pintu lima terminal keberangkatan domestik, Rabu (26/1/2022) malam sekitar pukul 19.40 WITA. Awalnya, Naji berserta istri, anak, serta keluarganya berjumlah delapan orang sudah berada di ruang boarding.
Namun setelah sekian lama, rombongan tidak kunjung mendapat panggilan masuk ke pesawat. Naji bertanya kepada petugas, dan mendapat jawaban pesawat telah berangkat. Dia lalu bertanya kenapa ditinggal. Padahal mereka sudah cukup lama menunggu di pintu lima.
Baca juga: 3 Pegawai Honorer Ditangkap Polisi saat Asyik Pesta Sabu pada Jam Kerja
Karena tidak mendapat penjelasan memadai, Naji lalu mencoba masuk ke kantor Lion Air. Tapi dia dihalangi sehingga tersulut emosi dan melakukan pemukulan. Sukadi menjelaskan, pelaku dan ketiga petugas yang jadi korban pemukulan telah sepakat melakukan mediasi. "Rombongan sudah terbang tadi pagi pukul 07.00 WITA, dengan Batik Air," kata Sukadi.
(eyt)
Lihat Juga :