Larangan Mudik Diberlakukan Besok, Pemudik Banjiri Terminal Kalideres
Kamis, 23 April 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini disebabkan banyaknya Agen PO Bus yang tutup. Meski demikian, Elga masih sabar dan belum memilih opsi lain.“Sudah tiga jam ini,” katanya.Hal sama diungkapkan Yatno (33), yang berencana mudik ke Pemalang, Jawa Tengah. Saat ini, ia tak mempermasalahkan akan naik bus apa saja asalkan bisa tiba di kampung halaman.
"Sebenarnya serba salah juga emang kita mudik dalam situasi kayak gini. Tapi kalau di Jakarta juga enggak ada pemasukan, berdoa saja semoga saya sehat dan enggak bawa virus buat keluarga," ucapnya.
Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengaku, jumlah penumpang pada hari ini meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Mulai jam 6 pagi hingga12 siang tadi, Revi mencatat sudah 226 penumpang yang berangkat keluar Jakarta.
Revi mengakui lonjakan itu telah terjadi pada hari ini. Dan bila membandingkan jumlahnya, kata Revi, jumlahnya jauh dari normal, baik dalam penerapan PSBB maupun sebelum Jakarta menjadi zona merah pandemi Covid 19.“Kalau dilihat hari kemari sama hari ini kenaikan sampai 100 persen,” paparnya.
Meski demikian, Revi mengakui, pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat maupun penumpang yang tengah menunggu untuk tidak mudik. “Tapi rata-rata mereka jawaban hampir sama, kalau semua alasan mereka sudah tidak kerja lagi, dan bingung bayar kontrakan,” tutupnya.
"Sebenarnya serba salah juga emang kita mudik dalam situasi kayak gini. Tapi kalau di Jakarta juga enggak ada pemasukan, berdoa saja semoga saya sehat dan enggak bawa virus buat keluarga," ucapnya.
Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengaku, jumlah penumpang pada hari ini meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Mulai jam 6 pagi hingga12 siang tadi, Revi mencatat sudah 226 penumpang yang berangkat keluar Jakarta.
Revi mengakui lonjakan itu telah terjadi pada hari ini. Dan bila membandingkan jumlahnya, kata Revi, jumlahnya jauh dari normal, baik dalam penerapan PSBB maupun sebelum Jakarta menjadi zona merah pandemi Covid 19.“Kalau dilihat hari kemari sama hari ini kenaikan sampai 100 persen,” paparnya.
Meski demikian, Revi mengakui, pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat maupun penumpang yang tengah menunggu untuk tidak mudik. “Tapi rata-rata mereka jawaban hampir sama, kalau semua alasan mereka sudah tidak kerja lagi, dan bingung bayar kontrakan,” tutupnya.
(mhd)
Lihat Juga :