Pertamina Apresiasi Masyarakat Lewat Bank Sampah
Rabu, 26 Januari 2022 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Harga Pertalite dan Pertamax Dinilai Perlu Dinaikkan, Ini Alasannya
Dalam penyelenggaraan program Bank Sampah ini, Pertamina pun memberikan sejumlah bantuan fasilitas berupa gerobak sampah, serta alat pendukung berupa timbangan sampah dan buku tabungan sampah serta pelatihan manajemen pembukuan.
Dengan fasilitas Bank Sampah tersebut, masyarakat dapat membawa sampah yang sudah dipilah sehingga menghasilkan nilai ekonomi. Penghasilan yang didapatkan dari Bank Sampah ini per nasabah bisa Rp100 ribu sampai Rp200 ribu per bulan untuk tambahan pemasukan. Saat ini, jumlah nasabah aktif per Januari 2022 yaitu sebanyak 119 nasabah dari total 4 kelompok Bank Sampah.
“Diharapkan dengan adanya program CSR melalui Bank Sampah ini, sampah-sampah yang ada di masyarakat khususnya di Kelurahan Tamalabba itu dapat dikelola dengan baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Pengelolaan ini dapat menciptakan nilai ekonomis bagi kelompok masyarakat itu sendiri dan awarding ini dibuat untuk memberikan semangat bagi kelompok agar lebih kreatif lagi dan tetap menjaga semangatnya bagaimana menampilkan produk-produk yang terbaru dalam pengelolaan sampah ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pengolahan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Kafiani yang menyampaikan sambutan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar mengatakan, Bank Sampah yang awalnya muncul dari rasa kepedulian RT dan RW terhadap permasalahan lingkungan dan sosial di wilayahnya, kini telah menunjukkan hasil nyata.
Dengan pesatnya bertumbuhan Bank Sampah di Indonesia, pada tahun 2020 jumlah Bank Sampah telah mencapai 11.330 unit di 369 kabupaten atau kota di Indonesia. Di Kota Makassar sendiri, tercatat 673 Bank Sampah yang terdaftar dan selama pandemi ini hanya kurang lebih 50 persen saja yang beroperasi.
Baca juga:Ekonom: Langkah Direksi Pertamina Setujui Kenaikan Gaji Amankan Kepentingan Publik
Kafiani menyampaikan meskipun demikian, kontribusi terbesar pengurangan sampah di Kota Makassar diberikan oleh Bank Sampah , mencapai 60 persen dari total pengurangan sampah Kota Makassar. Hal ini memperlihatkan besarnya potensi Bank Sampah yang digerakkan oleh masyarakat pada pengelolaan sampah di Kota Makassar.
Dalam penyelenggaraan program Bank Sampah ini, Pertamina pun memberikan sejumlah bantuan fasilitas berupa gerobak sampah, serta alat pendukung berupa timbangan sampah dan buku tabungan sampah serta pelatihan manajemen pembukuan.
Dengan fasilitas Bank Sampah tersebut, masyarakat dapat membawa sampah yang sudah dipilah sehingga menghasilkan nilai ekonomi. Penghasilan yang didapatkan dari Bank Sampah ini per nasabah bisa Rp100 ribu sampai Rp200 ribu per bulan untuk tambahan pemasukan. Saat ini, jumlah nasabah aktif per Januari 2022 yaitu sebanyak 119 nasabah dari total 4 kelompok Bank Sampah.
“Diharapkan dengan adanya program CSR melalui Bank Sampah ini, sampah-sampah yang ada di masyarakat khususnya di Kelurahan Tamalabba itu dapat dikelola dengan baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Pengelolaan ini dapat menciptakan nilai ekonomis bagi kelompok masyarakat itu sendiri dan awarding ini dibuat untuk memberikan semangat bagi kelompok agar lebih kreatif lagi dan tetap menjaga semangatnya bagaimana menampilkan produk-produk yang terbaru dalam pengelolaan sampah ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pengolahan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Kafiani yang menyampaikan sambutan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar mengatakan, Bank Sampah yang awalnya muncul dari rasa kepedulian RT dan RW terhadap permasalahan lingkungan dan sosial di wilayahnya, kini telah menunjukkan hasil nyata.
Dengan pesatnya bertumbuhan Bank Sampah di Indonesia, pada tahun 2020 jumlah Bank Sampah telah mencapai 11.330 unit di 369 kabupaten atau kota di Indonesia. Di Kota Makassar sendiri, tercatat 673 Bank Sampah yang terdaftar dan selama pandemi ini hanya kurang lebih 50 persen saja yang beroperasi.
Baca juga:Ekonom: Langkah Direksi Pertamina Setujui Kenaikan Gaji Amankan Kepentingan Publik
Kafiani menyampaikan meskipun demikian, kontribusi terbesar pengurangan sampah di Kota Makassar diberikan oleh Bank Sampah , mencapai 60 persen dari total pengurangan sampah Kota Makassar. Hal ini memperlihatkan besarnya potensi Bank Sampah yang digerakkan oleh masyarakat pada pengelolaan sampah di Kota Makassar.
Lihat Juga :