Keteladanan Sunan Muria, Walisongo Termuda yang Mengakulturasi Budaya Jawa dan Islam

Rabu, 26 Januari 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Sunan Muria selalu dimintai pendapat untuk berbagai macam masalah yang rumit. Termasuk ketika terjadi konflik di dalam Kesultanan Demak pada tahun 1518-1530 Masehi. Sunan Muria menjadi mediator yang memberikan solusi terbaik hingga akhirnya diterima oleh semua pihak. Karena kebijakannya,
Sunan Muria dihormati oleh semua kalangan masyarakat.

Selain berdakwah di daerah Gunung Muria, Sunan Muria juga memperluas dakwahnya di berbagai wilayah, seperti Kudus, Juwana dan Tayu. Dalam berdakwah, Sunan Muria harus naik turun gunung yang tingginya sekitar 750 meter. Beliau berdakwah menggunakan sarana kesenian seperti ayahnya, Sunan Kalijaga.

Sunan Muria mengajarkan kebaikan dan ketauhidan kepada Allah SWT melalui media gamelan, tembang, dan wayang. Selain itu, Sunan Muria juga mengajarkan nilai-nilai moral seperti hidup sederhana, kedermawanan, dan bijaksana kepada masyarakat. Cara berdakwah seperti yang dilakukan Sunan Muria karena mayoritas masyarakat masih menganut Hindu-Buddha. Sunan Muria juga memasukkan ajaran Islam dalam budaya Jawa. Berbagai budaya peninggalan Hindu-Buddha dimodifikasi dengan pendekatan ajaran Islam.

Salah satu contohnya adalah tradisi sesajen. Sesajen awalnya adalah sebuah persembahan makanan untuk para leluhur. Persembahan tersebut kemudian diubah, makanannya tidak lagi diperuntukkan kepada leluhur, tapi justru untuk masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

Jika ada yang mengadakan suatu acara, maka warga sekitar akan diundang untuk mendoakan arwah atau orang yang sudah meninggal. Setelah doa selesai, masyarakat yang hadir akan disuguhi makanan sebagai bentuk terima kasih.

Tradisi yang kemudian dikenal sebagai kenduri atau kondangan ini masih bertahan sampai saat ini. Sunan Muria juga mengikuti cara Walisongo sebelumnya, yaitu menciptakan sajak dalam berbagai tembang yang sudah ada dalam masyarakat. Sunan Muria juga mengubah sajak dalam tembang Kinanti dan tembang Sinom. Tembang Kinanti memiliki makna kasih sayang orang tua terhadap anak. Sedangkan, tembang Sinom berisi petuah untuk para remaja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Tren Pesta Pernikahan,...
Tren Pesta Pernikahan, Pertahankan Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
Promosi Islam ala Muslim...
Promosi Islam ala Muslim Asia Tenggara
Rekomendasi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Berita Terkini
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved