Air Mata Jenderal Polisi dan Menteri Menitik di Pusaran Gadis Manado Korban Pemerkosaan
Selasa, 25 Januari 2022 - 18:41 WIB
loading...
Kapolda Sulut, Irjen Pol. Mulyatno mendampingi Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, berziarah di pusara gadis Manado korban dugaan kekerasan seksual. Foto/MPI/Arther Loupatty
A
A
A
MANADO - Kepiluan dirasakan Kapolda Sulut, Irjen Pol. Mulyatno, bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, saat berziarah di makam korban dugaan kekerasan seksual, di Desa Senduk, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Selasa (25/1/2022).
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
Gadis manado berinisial CT (10) yang dirawat di RSUP Prof. Kandou Manado, sejak 29 Desember 2021, akibat dugaan kekerasan seksual, dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (24/1/2022), sekitar pukul 07.25 WITA.
Korban dugaan kekerasan seksual ini, kemudian dimakamkan di Desa Senduk, pada Senin (24/1/2022) sore. Menurut penjelasan Direktur Utama RSUP Prof. Kandou Manado, Jimmy Panelewen meninggalnya CT disebabkan karena penyakit kanker darah atau leukimia yang dideritanya.
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
Gadis manado berinisial CT (10) yang dirawat di RSUP Prof. Kandou Manado, sejak 29 Desember 2021, akibat dugaan kekerasan seksual, dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (24/1/2022), sekitar pukul 07.25 WITA.
Korban dugaan kekerasan seksual ini, kemudian dimakamkan di Desa Senduk, pada Senin (24/1/2022) sore. Menurut penjelasan Direktur Utama RSUP Prof. Kandou Manado, Jimmy Panelewen meninggalnya CT disebabkan karena penyakit kanker darah atau leukimia yang dideritanya.
Lihat Juga :