Terungkap! Istri Bos Beras di Karawang Rencanakan Pembunuhan Berencana dengan Selingkuhan
Senin, 24 Januari 2022 - 18:03 WIB
loading...
Istri bos beras rencanakan pembunuhan berencana dengan selingkuhan. Foto: Nila/SINDOnews
A
A
A
KARAWANG - Kasus pembunuhan bos beras Muhamad Ota, akhirnya terungkap. Ternyata motif di balik pembunuhan itu adalah perselingkuhan antara istri korban, yakni N (39) bersama selingkuhannya AN (33).
Keduanya diketahui telah merencanakan pembunuhan berencana itu, karena kesal dengan korban.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, setelah dilakukan pengusutan polisi mendapatkan sejumlah bukti pembunuhan tersebut dilakukan oleh N bersama AN yang memiliki hubungan khusus dengan istri korban.
Baca juga: Buron 10 Bulan, Pelaku Pembunuhan Sadis di Muratara Ditangkap di Rumahnya
"Dari rangkaian penyelidikan yang kami lakukan menetapkan N dan AN sebagai tersangka. Pelaku N merupakan istri korban, sedangkan AN memiliki hubungan khusus dengan istri korban," kata Aldi, Jumat (24/1/22).
Menurut Aldi, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui motif pelaku membunuh korban karena kesal. Namun pihaknya masih terus mendalami pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran motif pelaku membunuh korban.
"Baru pengakuan sementara dari pelaku, tapi masih kita dalami terus dengan memeriksa pelakunya," katanya.
Keduanya diketahui telah merencanakan pembunuhan berencana itu, karena kesal dengan korban.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, setelah dilakukan pengusutan polisi mendapatkan sejumlah bukti pembunuhan tersebut dilakukan oleh N bersama AN yang memiliki hubungan khusus dengan istri korban.
Baca juga: Buron 10 Bulan, Pelaku Pembunuhan Sadis di Muratara Ditangkap di Rumahnya
"Dari rangkaian penyelidikan yang kami lakukan menetapkan N dan AN sebagai tersangka. Pelaku N merupakan istri korban, sedangkan AN memiliki hubungan khusus dengan istri korban," kata Aldi, Jumat (24/1/22).
Menurut Aldi, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui motif pelaku membunuh korban karena kesal. Namun pihaknya masih terus mendalami pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran motif pelaku membunuh korban.
"Baru pengakuan sementara dari pelaku, tapi masih kita dalami terus dengan memeriksa pelakunya," katanya.
Lihat Juga :