Kilang Pertamina Plaju Produksi 42 Ribu Ton Biji Plastik

Senin, 24 Januari 2022 - 10:16 WIB
loading...
Kilang Pertamina Plaju...
Sepanjang tahun 2021 lalu, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) III Plaju memproduksi sebanyak 42 ribuan ton biji plastik (polypropylene). SINDOnews/Dede
A A A
PALEMBANG - Sepanjang tahun 2021 lalu, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) III Plaju memproduksi sebanyak 42 ribuan ton biji plastik (polypropylene) dengan merk produk Pertamina yaitu Polytam.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU III Plaju, Siti Rachmi Indahsari mengatakan, pencapaian produksi Polytam tersebut semakin menguatkan kontribusi Kilang Pertamina Plaju dalam pemenuhan bahan baku plastik dan mengurangi ketergantungan impor.

Hal ini sekaligus memenuhi kebutuhan industri plastik nasional akan produk polypropylene berkualitas tinggi.

"Polytam ini diproduksi oleh Kilang Pertamina Plaju yang diluncurkan sejak tahun 1972 dan teknologi kilang dilakukan peningkatan kapasitas produksi pada tahun 1993 dengan spesifikasi keunggulan produk yang berkualitas tinggi, sehingga lebih tahan panas dan oksidasi, serta memiliki warna yang lebih putih," ujar Siti Rachmi, Senin (24/1/2022).

Dijelaskan Siti, bahwa Kilang Polypropylene RU III Plaju memiliki kapasitas produksi lebih dari 42 ribu ton dalam 7.944 jam operasi, dan menghasilkan hampir 6 ton homopolymer p berbentuk pellet setiap jam.

"Inovasi yang dilakukan di Kilang Polypropylene saat ini yakni adanya robotic bagging yang membantu proses pengemasan, dimana produk Polytam dikemas dengan kapasitas 25 kg dan didistribusikan ke unit pemasaran di seluruh Indonesia seperti Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya," jelasnya.

Menurutnya, kualitas Polytam yang diproduksi di Kilang Pertamina Plaju telah memenuhi beberapa aspek standarisasi, seperti Certicification of IMS RU III, Certification of QMS RU III dan Certification of National Acreditation Commite KAN Refinery Laboratory.

"Polytam yang dihasilkan juga dapat dipastikan halal dengan Certification of ISO Integrasi & Halal Polytam. Ada juga Certification Food Grade dari BBKK Departemen Perindustrian, dan Improvement Color Quality Polytam untuk high grade product," ungkapnya.

Siti Rachmi Indahsari juga menjelaskan, bahwa Kilang Pertamina Plaju tidak hanya menghasilkan produk BBM dan LPG berkualitas tinggi, namun juga produk petrochemical lainnya. Baca: Janda di Padang Lawas Kendalikan dan Tadah Motor Hasil Curian.

"Kilang Pertamina Plaju meski tertua di Indonesia, namun teknologi kilangnya masih dapat terus beroperasi secara handal guna memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Dengan adanya holding & subholding, tambah Siti, telah mampu membuat perusahaan berkembang dengan terobosan-terobosan baru, karena ke depannya tentu semakin menantang. Baca Juga: Dibelenggu Kemsikinan, Guru PAUD Ini Terpaksa Tinggal di Rumah Tua dan Nyaris Roboh.

"Dengan adanya perubahan organisasi yang terjadi di tubuh Pertamina, kita diberi kepercayaan untuk mengelola perusahaan sendiri dengan tujuan kilang profit, aman dan handal tentunya, sehingga Pertamina harus terus mengembangkan dan berinovasi agar teknologi Kilang Pertamina Plaju terus memproduksi sumber energi terbaik," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Rekomendasi
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Berita Terkini
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved