Erfando Ilham Mahasiswa Ubaya Tewas saat Diklat Pecinta Alam di Gunung Penanggungan
Minggu, 23 Januari 2022 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Saat jatuh terakhir korban pingsan dan dibawa oleh Tim SAR Gunung Penanggungan. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Trawas untuk mendapat pertolongan medis. Namun nyawa korban tak tertolong.
"Tahu kejadian dari panitia yang ada di lapangan puncak mau ke Pos 4. Mau turun korban terpeleset dan jatuh. Pada saat itu dia sudah ndak sadar enggak sadar. Kemudian dibawa temannya. Saat dibopong dia mulai gerak dan hilang kesadaran," ujarnya.
Baca juga: Tersangka Tewasnya Mahasiswa IAIN Bone Usai Diksar Mapala Bertambah Jadi 16 Orang
Panitia kemudian meminta tolong tim SAR. Namun saat tim SAR sampai ke lokasi, korban sudah meninggal di bawah pos bayangan, yakni antara puncak bayangan dengan pos 4.
Tim Inafis Polres Mojokerto yang mendapat laporan langsung datang ke Puskesmas Trawas untuk melakukan identifikasi. Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan diduga murni karena jatuh dari pos 4 Gunung Penanggungan.
Kapolsek Trawas, AKP Didit Setiawan mengatakan, pihaknya membawa jenazah korban ke RS Profesor Dr Sukandar untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Tahu kejadian dari panitia yang ada di lapangan puncak mau ke Pos 4. Mau turun korban terpeleset dan jatuh. Pada saat itu dia sudah ndak sadar enggak sadar. Kemudian dibawa temannya. Saat dibopong dia mulai gerak dan hilang kesadaran," ujarnya.
Baca juga: Tersangka Tewasnya Mahasiswa IAIN Bone Usai Diksar Mapala Bertambah Jadi 16 Orang
Panitia kemudian meminta tolong tim SAR. Namun saat tim SAR sampai ke lokasi, korban sudah meninggal di bawah pos bayangan, yakni antara puncak bayangan dengan pos 4.
Tim Inafis Polres Mojokerto yang mendapat laporan langsung datang ke Puskesmas Trawas untuk melakukan identifikasi. Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan diduga murni karena jatuh dari pos 4 Gunung Penanggungan.
Kapolsek Trawas, AKP Didit Setiawan mengatakan, pihaknya membawa jenazah korban ke RS Profesor Dr Sukandar untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Lihat Juga :