Mensos Spontan Kabulkan Permintaan Tokoh Adat Baduy, Beri Duit Rp100 Juta
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:25 WIB
loading...
Mensos RI Tri Rismaharini saat mendatangi tokoh Adat Baduy, dimana ia menyerahkan bantuan perbaikan rumah dan bantuan perbaikan akses jalan, belum lama ini. Foto: Dok Kemensos RI
A
A
A
LEBAK - Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini , mengunjungi kampung Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Selain untuk mengetahui dari dekat proses pembangunan rumah bantuan dari Kemensos, dalam kunjungan ini Mensos juga menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan para tokoh adat.
Perbincangan hangat berlangsung di salah satu rumah adat di perkampungan adat Baduy. Turut hadir mendampingi kunker Mensos , Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Syafii Nasution dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra.
Dalam kesempatan itu, Mensos mempersilakan tokoh setempat menyampaikan permintaan. “Ya, kira-kira apa yang bisa dibantu?” kata Mensos kepada warga setempat.
Baca Juga: Siapkan Rekening, Mensos Risma Minta 32.568 ASN Kembalikan Uang Bansos
Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, menyatakan merasa tidak enak dengan tamu yang datang ke kampungnya, termasuk dengan Mensos dan rombongan. Karena akses menuju kampung Baduy berupa jalan setapak dan hanya beralas tanah. Sehingga licin dan berbahaya waktu hujan seperti saat Mensos berkunjung.
Perbincangan hangat berlangsung di salah satu rumah adat di perkampungan adat Baduy. Turut hadir mendampingi kunker Mensos , Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Syafii Nasution dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra.
Dalam kesempatan itu, Mensos mempersilakan tokoh setempat menyampaikan permintaan. “Ya, kira-kira apa yang bisa dibantu?” kata Mensos kepada warga setempat.
Baca Juga: Siapkan Rekening, Mensos Risma Minta 32.568 ASN Kembalikan Uang Bansos
Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, menyatakan merasa tidak enak dengan tamu yang datang ke kampungnya, termasuk dengan Mensos dan rombongan. Karena akses menuju kampung Baduy berupa jalan setapak dan hanya beralas tanah. Sehingga licin dan berbahaya waktu hujan seperti saat Mensos berkunjung.
Lihat Juga :