Pemkab Pangkep-Semen Tonasa Tertarik Terapkan Pengolahan Sampah RDF
Jum'at, 21 Januari 2022 - 19:05 WIB
loading...
Rombongan Pemkab Pangkep dan PT Semen Tonasa saat kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap, Kamis (20/1/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
PANGKEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep tertarik menerapkan pengelolaan sampah milik Kabupaten Cilacap. Hal ini disampaikan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau di sela kunjungannya di Kabupaten Cilacap, Kamis (20/1/2022).
Dalam lawatannya ke Cilacap, Bupati Pangkep ditemani Direktur Utama PT Semen Tonasa, Mufti Arimurti. Mereka mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan teknologi refuse-derived fuel (RDF) di Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi.
Baca juga:Pemkab Pangkep Target Vaksinasi 100 Persen hingga Akhir Januari
"Karena itu, kami kunjungan kerja ke sini untuk mengetahui bagaimana sistemnya dan cara kerjanya. Sehingga diharapkan dapat diimplementasikan hal yang serupa di Kabupaten Pangkep dan dapat menjadi sumber pendapatan untuk Kabupaten juga.” ucap Bupati Pangkep .
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Tonasa , Mufti Arimurti mengungkapkan, bahwa kegiatan kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Baca juga:Toko Modern di Pangkep Diinstruksikan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik
"RDF ini adalah hal yang sangat menarik. Bagaimana mengubah sampah dan bahan tidak terpakai lainnya menjadi bahan bakar alternatif. Hal ini tentu saja sejalan dengan inisiatif strategis kami dalam hal pengelolaan lingkungan dan peningkatan penggunaan AFR dalam proses produksi semen." ucapnya.
Dalam lawatannya ke Cilacap, Bupati Pangkep ditemani Direktur Utama PT Semen Tonasa, Mufti Arimurti. Mereka mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan teknologi refuse-derived fuel (RDF) di Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi.
Baca juga:Pemkab Pangkep Target Vaksinasi 100 Persen hingga Akhir Januari
"Karena itu, kami kunjungan kerja ke sini untuk mengetahui bagaimana sistemnya dan cara kerjanya. Sehingga diharapkan dapat diimplementasikan hal yang serupa di Kabupaten Pangkep dan dapat menjadi sumber pendapatan untuk Kabupaten juga.” ucap Bupati Pangkep .
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Tonasa , Mufti Arimurti mengungkapkan, bahwa kegiatan kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Baca juga:Toko Modern di Pangkep Diinstruksikan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik
"RDF ini adalah hal yang sangat menarik. Bagaimana mengubah sampah dan bahan tidak terpakai lainnya menjadi bahan bakar alternatif. Hal ini tentu saja sejalan dengan inisiatif strategis kami dalam hal pengelolaan lingkungan dan peningkatan penggunaan AFR dalam proses produksi semen." ucapnya.
Lihat Juga :