Jawa dan Sumatera Rawan Gempa, Masyarakat Harus Pahami Mitigasi Bencana untuk Tekan Jatuhnya Korban Jiwa
Jum'at, 21 Januari 2022 - 16:06 WIB
loading...
Masyarakat diharapkan memahami mitigasi bencana, khususnya wilayah rawan bencana gempa bumi seperti Jawa, dan Sumatera. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Wilayah Pulau Jawa, dan Sumatera, sangat rawan terjadi gempa bumi. Sehingga, masyarakat diimbau untuk memahami mitigasi bencana. Pengetahuan atas potensi bencana tersebut, penting untuk menekan jatuhnya korban jiwa.
Baca juga: Gempa Bumi M6,6 Banten Sebabkan 3.078 Rumah Rusak, Terbanyak di Kabupaten Pandeglang
Dosen Departemen Geologi Sains Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Iyan Haryanto menjelaskan, secara ilmu geologi, Indonesia berada pada batas-batas lempeng yang satu sama lain terus bergerak. Di sebelah barat, batas lempeng tersebut mulai dari sebelah barat Sumatera, lalu menerus ke selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku.
Beberapa daerah di wilayah tersebut dekat dengan zona subduksi, atau batas lempeng tektonik yang sifatnya menunjam antara lempeng oseanik dengan lempeng kontinen. Batas pertemuan dari dua lempeng ini merupakan kawasan yang aktif secara tektonik. "Jadi jelas kalau Sumatera dan Jawa rawan terhadap peristiwa gempa tektonik, karena berada pada batas lempeng yang aktif," ujar Iyan dalam siaran persnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan
Baca juga: Gempa Bumi M6,6 Banten Sebabkan 3.078 Rumah Rusak, Terbanyak di Kabupaten Pandeglang
Dosen Departemen Geologi Sains Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Iyan Haryanto menjelaskan, secara ilmu geologi, Indonesia berada pada batas-batas lempeng yang satu sama lain terus bergerak. Di sebelah barat, batas lempeng tersebut mulai dari sebelah barat Sumatera, lalu menerus ke selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku.
Beberapa daerah di wilayah tersebut dekat dengan zona subduksi, atau batas lempeng tektonik yang sifatnya menunjam antara lempeng oseanik dengan lempeng kontinen. Batas pertemuan dari dua lempeng ini merupakan kawasan yang aktif secara tektonik. "Jadi jelas kalau Sumatera dan Jawa rawan terhadap peristiwa gempa tektonik, karena berada pada batas lempeng yang aktif," ujar Iyan dalam siaran persnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan
Lihat Juga :