Gernas 98 Sebut Ucapan Menteri Sofyan Djalil Terkait Sertifikat Tanah Bisa Berpolemik
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
"Sekitar 95 persen tanah yang dimiliki rakyat berlabel tanah wasiat sudah pasti tidak punya sertifikat hak milik dan hak guna. 60 persen punyanya girik. Mereka malas ngurus karena terbebani biaya saat masa Orde Baru," ungkapnya.
Baca juga: Pengacara Sebut Polisi Terbitkan SP3 Kasus Mafia Tanah dengan Korban Tukang AC
Di sisi lain, tanah luas yang dimiliki masyarakat saat ini banyak diidentifikasikan sebagai tanah wasiat, tanah adat. Dalam kerangka pemerintahan Jokowi, tanah luas ini banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, ada pembebasan lahan.
"Jadi, pernyataan Sofyan Djalil bahwa girik tidak menjadi dasar kepemilikan tanah itu salah besar, karena itu (girik) dasar. Tanah wasiat atau tanah waris jarang yang punya sertifikat tanah," ujar Anton.
Menurutnya, kasus tanah saat ini makin bertambah dan tidak ada penyelesaiannya. Alih-alih memerangi mafia tanah justru mafia itu ada di internal institusi. "Pemerintah harusnya memfasilitasi persoalan ini. Pembebasan lahan itu mafianya 90 persen ada di birokrasi dan permasalahan sengketa tanah semakin banyak," katanya.
Baca juga: Pengacara Sebut Polisi Terbitkan SP3 Kasus Mafia Tanah dengan Korban Tukang AC
Di sisi lain, tanah luas yang dimiliki masyarakat saat ini banyak diidentifikasikan sebagai tanah wasiat, tanah adat. Dalam kerangka pemerintahan Jokowi, tanah luas ini banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, ada pembebasan lahan.
"Jadi, pernyataan Sofyan Djalil bahwa girik tidak menjadi dasar kepemilikan tanah itu salah besar, karena itu (girik) dasar. Tanah wasiat atau tanah waris jarang yang punya sertifikat tanah," ujar Anton.
Menurutnya, kasus tanah saat ini makin bertambah dan tidak ada penyelesaiannya. Alih-alih memerangi mafia tanah justru mafia itu ada di internal institusi. "Pemerintah harusnya memfasilitasi persoalan ini. Pembebasan lahan itu mafianya 90 persen ada di birokrasi dan permasalahan sengketa tanah semakin banyak," katanya.
(jon)
Lihat Juga :