Polisi Tangkap 2 DPO Pengeroyok Anggota TNI AD Pratu Sahdi
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:00 WIB
loading...
Dirkrimun Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah mengamankan 2 daftar pencarian orang (DPO) pelaku pengeroyokan anggota TNI AD Pratu Sahdi (22). Kini total sudah tujuh orang orang yang ditangkap polisi.
"Pelaku yang menusuk dan pengeroyokan sudah ditangkap. Mereka ditangkap di Muara Baru Rabu kemarin," ujar Dirkrimun Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: Baharudin, Pelaku Penusukan Pratu Sahdi Dibekuk Saat Bekerja di Pelabuhan Muara Baru
Sebelumnya ada tiga orang yang masuk dalam DPO, yakni bernama Sapri, Ardi, dan Baharudin yang merupakan aktor utama pengeroyokan. Di luar DPO, Polda Metro Jaya sudah menangkap empat orang pelaku.
Dari empat pelaku yang ditangkap tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih dilakukan pendalaman.
Baca juga: Ini Motif Pengeroyokan yang Menewaskan Pratu Sahdi
Tubagus menyebut bahwa dua DPO yang ditangkap tidak terlibat dalam pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas. Kata Tubagus, dia hanya membantu mengantarkan pelaku ke tempat pengeroyokan.
Aksi tindak pidana pengeroyokan itu sendiri terjadi di kawasan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) dini hari.
"Pelaku yang menusuk dan pengeroyokan sudah ditangkap. Mereka ditangkap di Muara Baru Rabu kemarin," ujar Dirkrimun Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: Baharudin, Pelaku Penusukan Pratu Sahdi Dibekuk Saat Bekerja di Pelabuhan Muara Baru
Sebelumnya ada tiga orang yang masuk dalam DPO, yakni bernama Sapri, Ardi, dan Baharudin yang merupakan aktor utama pengeroyokan. Di luar DPO, Polda Metro Jaya sudah menangkap empat orang pelaku.
Dari empat pelaku yang ditangkap tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih dilakukan pendalaman.
Baca juga: Ini Motif Pengeroyokan yang Menewaskan Pratu Sahdi
Tubagus menyebut bahwa dua DPO yang ditangkap tidak terlibat dalam pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas. Kata Tubagus, dia hanya membantu mengantarkan pelaku ke tempat pengeroyokan.
Aksi tindak pidana pengeroyokan itu sendiri terjadi di kawasan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) dini hari.
(thm)
Lihat Juga :