Perusakan Sesajen, Alissa Wahid: Memaksakan Ajaran Itu Pelanggaran Hak Beribadah
Senin, 17 Januari 2022 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Putri sulung dari Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga mengamati bahwa praktik intoleransi di negeri ini kian hari kian subur di tengah masyarakat. Hal ini dikarenakan masifnya narasi dan pemahaman keagamaan yang keliru.
"Karenakerja-kerjamereka (kelompok intoleran) dalampenanaman nilai yang seperti itu (radikal dan intoleran) dilakukan dengan cara yang massif dan sistematis, disamping itu masyarakat belum punya pemahaman yang lengkap dalam beragama," ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, di dalam Alquran Surat Al Maidah ayat 8 dikatakan ‘Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa’.
"Seseorang yang berlaku intoleran, tidak memahami kaidah hidup beragama yang sudah digariskan didalam Islam. Soal keadilan itu sudah jelas sekali tertuang di dalam Alquran," jelas Alissa.
Ia kembali menegaskan agar masyarakat tidak semata-mata menfasirkan sesuatu secara tekstual atau mempedomani satu perintah saja untuk dipraktikan, namun tidak memahami makna dan nilai dibaliknya. Sehingga tidak mendapatkan kaidah hidup beragama yang sudah diwariskan dalam ajaran Islam.
"Jadi tidak bisa kita hanya mempedomani satu perintah saja tentang memberantas kemusyrikan.Dan kebanyakanorang itu seringkali hanya berhenti di praktiknya tapi tidak paham nilainya," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Alissa juga menyebutkan setidaknya ada dua hal yang dapat dilakukan kelompok moderat agar bersikap bijak ketika menghadapai fenomena kasus intoleransi dan ujaran kebencian atas nama agama.
"Karenakerja-kerjamereka (kelompok intoleran) dalampenanaman nilai yang seperti itu (radikal dan intoleran) dilakukan dengan cara yang massif dan sistematis, disamping itu masyarakat belum punya pemahaman yang lengkap dalam beragama," ungkapnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, di dalam Alquran Surat Al Maidah ayat 8 dikatakan ‘Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa’.
"Seseorang yang berlaku intoleran, tidak memahami kaidah hidup beragama yang sudah digariskan didalam Islam. Soal keadilan itu sudah jelas sekali tertuang di dalam Alquran," jelas Alissa.
Ia kembali menegaskan agar masyarakat tidak semata-mata menfasirkan sesuatu secara tekstual atau mempedomani satu perintah saja untuk dipraktikan, namun tidak memahami makna dan nilai dibaliknya. Sehingga tidak mendapatkan kaidah hidup beragama yang sudah diwariskan dalam ajaran Islam.
"Jadi tidak bisa kita hanya mempedomani satu perintah saja tentang memberantas kemusyrikan.Dan kebanyakanorang itu seringkali hanya berhenti di praktiknya tapi tidak paham nilainya," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Alissa juga menyebutkan setidaknya ada dua hal yang dapat dilakukan kelompok moderat agar bersikap bijak ketika menghadapai fenomena kasus intoleransi dan ujaran kebencian atas nama agama.
Lihat Juga :