Sempat Tak Sehat, OJK Kini Awasi Ketat Operasional BPR BKK Jateng

Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:38 WIB
loading...
Sempat Tak Sehat, OJK...
OJK meminta Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan di Jawa Tengah, segera move on. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
SEMARANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan di Jawa Tengah (BPR BKK Jateng), segera move on. Perbankan yang banyak bersentuhan dengan masyarakat kecil itu, kini kembali beroperasi karena mengantongi izin OJK.

“BPR BKK Jateng ini menjadi salah satu BPR terbesar di Jawa Tengah dan dengan aset sekira Rp2,5 triliun,” kata Kepala OJK Regional 3 Jateng DIY, Aman Santosa, usai penyerahan surat operasional BPR BKK Jateng. Baca juga:
Stimulus Covid-19 untuk Industri Keuangan Non Bank Lanjut hingga 17 April 2023


BPR ini, lanjut dia, harus move on, melanjutkan bisnisnya supaya tidak hanya memberikan deviden kepada pemerintah daerah, tapi juga menjadi agen pembangunan di daerah. "Ini jauh lebih penting daripada sekadar menjadi sumber pendapatan asli daerah,” ujar Aman.

Menurutnya, BPR memiliki peran besar untuk mengebangkan perekonomian rakyat kecil utamanya adalah UMKM. Terlebih pada masa pandemi COVID-19, UMKM membutuhkan banyak pendampingan agar roda perekonomian terus bergulir.

“Kontribusinya untuk pengembangan ekonomi, termasuk UMKM jauh lebih ditunggu oleh masyarakat. Ini peran dari usaha-usaha yang dimiliki oleh daerah,” imbuhnya. Baca juga: Sektor Keuangan Terjaga, DPK Perbankan di Sulsel Tembus Rp113,12 Triliun

Mulai saat ini BPR diawasi OJK , yang tentunya sarat dengan berbagai macam pengawasan. "Pemeriksaan oleh OJK tujuan baik yaitu agar bank ini bisa menjadi bayi lahir yang sudah terlanjur besar tapi sehat. Jadi OJK akan mengawasi seperti itu,” tandasnya.

Dia juag berpesan BPR BKK Jateng memperbaiki tata kelola agar pengalaman merugi pada masa lalu tak kembali terjadi. Untuk itu, OJK akan terus memberikan pengawasan dan pembinaan agar BPR bisa berkembang.

“Jangan sampai bank ini kondisinya memburuk karena kasus-kasus fraud seperti pada masa lalu. Pengalaman memberikan bahwa BPR-BPR ini akan sukses, tentu tidak ada yang gagal kalau dia mampu menjaga,” tandas dia.

OJK, tambahnya, berkomitmen untuk mengawal, mengawasi, membina, mendampingi agar bank ini menjadi bank besar dan yang sehat, yang punya kontribusi untuk masyarakat khususnya masyarakat Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno menambahkan, pihaknya belum mematok target lebih kepada BPR BKK Jateng karena sempat merugi. Meski kini pencatatannya menunjukkan laba positif, namun masih digunakan untuk menutup kerugian masa lalu.



“Kemarin posisinya minus labanya, tapi alhamdulillah di tahun 2021 ini sudah laba positif tetapi juga masih untuk menutup kerugian dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu saja kita berharap ke depan (lebih baik),” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR BKK Jateng, Koesnanto, menegaskan siap bekerja dan menerapkan tata kelola yang baik. Dia pun mengajak masyarakat agar turut mengawasi kinerja BPR BKK Jateng. "Kami di BPR BKK Jateng siap melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Keberhasilan perbankan ini ada di tangan kita," lugasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Program Desa Energi...
Program Desa Energi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lampung dan NTT
Gantikan Hendri Saputra,...
Gantikan Hendri Saputra, Mantan Kepala OJK Jabodebek Roberto Akyuwen Jadi Dirut LRT Jakarta
Pekerja Migran Indonesia...
Pekerja Migran Indonesia Diminta Waspada Terhadap Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
AFPI: Kebijakan OJK...
AFPI: Kebijakan OJK Kuatkan Pengaturan Pindar demi Kualitas Pendanaan Lebih Baik
Gawat! OJK Ungkap Utang...
Gawat! OJK Ungkap Utang Pinjol Warga Jawa Barat Tembus Rp6 Triliun
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved