Perhutani KPH Surakarta Bersama JALAK LAWU Tanam Pohon di Lereng Lawu

Rabu, 10 Juni 2020 - 23:45 WIB
loading...
Perhutani KPH Surakarta...
Penanaman pohon yang dilakukan Perum Perhutani KPH Surakarta bersama JALAK LAWU Kejaksaan Negeri Karanganyar di lereng Gunung Lawu, Rabu (10/6/2020). Foto/Dok Perhutani Surakarta
A A A
KARANGANYAR - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Jaksa Pelaksana Lestari Alam Wisata Unggulan (JALAK LAWU) Kejaksaan Negeri Karanganyar mengadakan penanaman pohon di lereng Gunung Lawu , Rabu (10/6/2020). Berbagai jenis pohon ditanam di wana wisata Cemoro Kandang.

Penanaman pohon tepatnya dilakukan di Pos Pendakian Gunung Lawu , petak 63 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Blumbang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Jenis tanaman yang ditanam yaitu pinus, damar, akasia, dan alpukat.

"Tujuan diadakan penanaman pohon bersama yaitu mengajak masyarakat untuk turut melestarikan alam," kata Sugi Purwanta, Administratur Muda/Kepala KPH Surakarta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/6/2020) malam.(Baca juga: Perhutani Surakarta Bersiap Membuka Tempat Wisata saat New Normal )

Diungkapkan, salah satu tugas pokok Perum Perhutani adalah melakukan penanaman dari tahun ke tahun. Sedangkan di lereng Gunung Lawu wilayah BKPH Lawu Utara pada 2019, sudah menanam satu juta bibit. "Pengelola wisata juga kami wajibkan untuk melakukan penanaman di lingkungan wana wisata. Semoga penanaman ini akan berlanjut di kegiatan yang akan datang," katanya.

Perlu diketahui, JALAK LAWU merupakan program inovasi Kejaksaan Negeri Karanganyar yang mempunyai tugas dan fungsi ikut menjaga kelestarian hutan lindung yang berada di wilayah Gunung Lawu. Selain itu juga mengawasi wisata unggulan di wilayah Kabupaten Karanganyar dan melakukan penegakan hukum apabila terjadi tindak pidana.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar Akhmad Muhdhor menyatakan, penanaman pohon bertujuan untuk melestarikan hutan di kawasan Gunung Lawu. Sebab ada bencana yang selalu mengancam, di antaranya adalah kebakaran dan tanah longsor.

"Dengan mengadakan kegiatan ini, maka akan menambah vegetasi yang ada di lingkungan Gunung Lawu. Semoga langkah awal kita untuk sama–sama melestarikan wana wisata yang ada di Lawu," kata Akhmad Muhdhor.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Menolak Direlokasi,...
Menolak Direlokasi, Masyarakat Enam Desa di Pelalawan Tawarkan Penghijaun Hutan
Kejari Sumedang Bongkar...
Kejari Sumedang Bongkar Dugaan Korupsi Pemanfaatan Kayu Perhutani Senilai Rp2 Miliar
5 Fakta Kecelakaan Maut...
5 Fakta Kecelakaan Maut Minibus Pengangkut Wisatawan di Karanganyar, Nomor 4 Bikin Syok
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus di Karanganyar Tewaskan 5 Orang, Polisi Duga Akibat Rem Blong
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Minibus di Karanganyar Tewaskan 5 Orang
Masuki Masa Pensiun,...
Masuki Masa Pensiun, Pembangunan Rumah Pensiun Jokowi Belum Selesai
Polda Jateng Bekuk 5...
Polda Jateng Bekuk 5 Pencuri Kayu yang Lumpuhkan 2 Penjaga Perhutani di Pati
TRID-Perhutani Tanam...
TRID-Perhutani Tanam 200 Pohon untuk Masa Depan Berkelanjutan
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved