Kondisi Bangunan SMKN 4 Sinjai Ancam Keselamatan Siswa dan Guru
Kamis, 13 Januari 2022 - 13:08 WIB
loading...
Salah satu bangunan di SMKN 4 Sinjai yang terletak di Pulau Sembilan, Desa Harapan. Foto: SINDOnews/Irman Bagoseng
A
A
A
SINJAI - Kondisi bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kabupaten Sinjai yang terletak di Pulau Sembilan, Desa Harapan, memprihatinkan.
Pasalnya, dinding kantor, ruang kelas belajar dan plafon sudah lapuk. Kondisi ini membahayakan siswa dan guru yang melakukan proses pembelajaran tatap muka (PTM) .
Baca juga:Ratusan Santri Penghafal Alquran di Sinjai Diwisuda
Salah satu guru SMKN 4 Sinjai, Irma mengaku, kondisi gedung sekolah sudah dikeluhkan para wali murid. Mereka mengkhawatirkan anaknya saat belajar dengan kondisi gedung yang mengancam keselamatan.
"Dengan kondisi gedung sekolah yang serius mengancam keselamatan proses belajar mengajar , acap kali wali murid menegur kami (guru) terkait kondisi gedung," ucap Irma, Kamis (13/1/2022).
![Kondisi Bangunan SMKN 4 Sinjai Ancam Keselamatan Siswa dan Guru]()
"Bahkan, kami (guru) juga khawatir dengan kondisi ini, bukan orang tua saja, sebab guru juga andil bertanggung jawab jika ada insiden di sekolah," sambung Irma.
Salah satu siswa kelas XII SMKN 4 Sinjai, Rivaldi mengaku waspada ketika mengikuti proses belajar mengajar . Sebab, selain dinding sekolahnya yang lapuk, plafon ruang kelas jug ada yang bolong.
Baca juga:Kamrianto Siap Lawan Keputusan Pengurus PAN Sinjai
Rivaldi berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan gedung SMKN 4 Sinjai demi keselamatan siswa dan guru.
"Kami (siswa-siswi) selalu saja was-was jika mengikuti PTM, karna saat ini, bukan hanya dinding sekolah yang rusak, beberapa plafon sudah menganga. Besar harapan kami pemerintah yang terkait segera mengambil tindakan perbaikan. Karena satu-satunya solusi adalah perbaikan," harap Rivaldi.
Sementara itu, Kepala UPT SMKN 4 Sinjai, Baharuddin membenarkan jika puluhan siswanya belajar di gedung yang kondisinya tidak kondusif, sebab gedung dan tiang peyangganya rusak dimakan usia.
"Benar, gedung kami belajar dan kantor (SMKN 4) yang ada ini mau roboh, Kami sudah buat proposal dan diserahkan ke Dinas Pendidikan namun belum ada jawaban, jadi kami tunggulah," ucap Baharuddin kepada SINDOnews.
Baca juga:Edaran Vaksin dari Sejumlah OPD di Sinjai Tuai Protes
Baharuddin menerangkan, kerusakan parah bagian dinding di SMKN 4 Sinjai sudah terjadi sejak lama, sebelum pandemi Covid-19 .
"Besar harapan kami Disdik Provinsi yang menanungi SMA sederajat, merespons keluhan kami (SMKN 4) Sinjai," harap Baharuddin.
Pasalnya, dinding kantor, ruang kelas belajar dan plafon sudah lapuk. Kondisi ini membahayakan siswa dan guru yang melakukan proses pembelajaran tatap muka (PTM) .
Baca juga:Ratusan Santri Penghafal Alquran di Sinjai Diwisuda
Salah satu guru SMKN 4 Sinjai, Irma mengaku, kondisi gedung sekolah sudah dikeluhkan para wali murid. Mereka mengkhawatirkan anaknya saat belajar dengan kondisi gedung yang mengancam keselamatan.
"Dengan kondisi gedung sekolah yang serius mengancam keselamatan proses belajar mengajar , acap kali wali murid menegur kami (guru) terkait kondisi gedung," ucap Irma, Kamis (13/1/2022).

"Bahkan, kami (guru) juga khawatir dengan kondisi ini, bukan orang tua saja, sebab guru juga andil bertanggung jawab jika ada insiden di sekolah," sambung Irma.
Salah satu siswa kelas XII SMKN 4 Sinjai, Rivaldi mengaku waspada ketika mengikuti proses belajar mengajar . Sebab, selain dinding sekolahnya yang lapuk, plafon ruang kelas jug ada yang bolong.
Baca juga:Kamrianto Siap Lawan Keputusan Pengurus PAN Sinjai
Rivaldi berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan gedung SMKN 4 Sinjai demi keselamatan siswa dan guru.
"Kami (siswa-siswi) selalu saja was-was jika mengikuti PTM, karna saat ini, bukan hanya dinding sekolah yang rusak, beberapa plafon sudah menganga. Besar harapan kami pemerintah yang terkait segera mengambil tindakan perbaikan. Karena satu-satunya solusi adalah perbaikan," harap Rivaldi.
Sementara itu, Kepala UPT SMKN 4 Sinjai, Baharuddin membenarkan jika puluhan siswanya belajar di gedung yang kondisinya tidak kondusif, sebab gedung dan tiang peyangganya rusak dimakan usia.
"Benar, gedung kami belajar dan kantor (SMKN 4) yang ada ini mau roboh, Kami sudah buat proposal dan diserahkan ke Dinas Pendidikan namun belum ada jawaban, jadi kami tunggulah," ucap Baharuddin kepada SINDOnews.
Baca juga:Edaran Vaksin dari Sejumlah OPD di Sinjai Tuai Protes
Baharuddin menerangkan, kerusakan parah bagian dinding di SMKN 4 Sinjai sudah terjadi sejak lama, sebelum pandemi Covid-19 .
"Besar harapan kami Disdik Provinsi yang menanungi SMA sederajat, merespons keluhan kami (SMKN 4) Sinjai," harap Baharuddin.
(luq)
Lihat Juga :