Bulukumba Jadi Sasaran Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak
Kamis, 13 Januari 2022 - 12:10 WIB
loading...
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf menerima kunjungan perwakilan Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Rabu 12 Januari 2022. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Kabupaten Bulukumba menjadi sasaran pelaksanaan program sekolah penggerak. Program ini diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Ini diketahui setelah perwakilan Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Arman Agung dan Muhammad Anis berkunjung ke Bulukumba,Rabu (12/1/2022). Kunjungan itu dalam rangka menjajaki kerja sama program sekolah penggerak .
Baca juga:Personel Satpol PP Bulukumba Diminta Turun ke Kecamatan
Arman menjelaskan, program sekolah penggerak adalah pengganti sekolah unggulan, sekolah andalan maupun sekolah model yang ada sebelumnya. Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, mencakup kompetensi dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul dari kepala sekolah dan guru.
Keunggulan sekolah penggerak menurut Arman, karena ada kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Diharapkan melalui program ini, seluruh sekolah memiliki mutu yang sama di seluruh Indonesia.
Untuk ikut dalam program ini, kepala sekolah harus mengikuti tes tertulis dan tes wawancara. Sasarannya TK, SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Jika kepseknya lolos, maka otomatis sekolahnya menjadi sekolah penggerak,” ungkapnya.
Baca juga:Dukung Penataan Bulukumba, Warga di Pesisir Pantai Merpati Bongkar Rumah
Lebih lanjut dia menjelaskan, kelebihan ketika menjadi sekolah penggerak , selain mendapat dana BOS, sekolah tersebut juga mendapat tambahan dana BOS kinerja. “Pemerintah daerah juga bisa memberikan sharing pendanaan,” terangnya.
Arman berharap selama sekolah tersebut menjadi sekolah penggerak , pemerintah daerah tidak memindahkannya dalam kurun 3 sampai 4 tahun agar capaian kinerjanya lebih terukur.
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf yang didampingi Sekretaris Disdikbud Rina Andi Muri mengapresiasi penjajakan kerja sama program sekolah penggerak ini.
Baca juga:Wabup Bulukumba Ajak Kemenag Sinergi Bangun Toleransi Umat Beragama
“Terima kasih atas terpilihnya Kabupaten Bulukumba sebagai daerah sasaran pelaksanaan program sekolah penggerak, untuk itu kami siap menyukseskan program ini,” kata Muchtar Ali Yusuf .
Ia berharap dengan hadirnya program sekolah penggerak, dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan di Kabupaten Bulukumba.
Ini diketahui setelah perwakilan Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Arman Agung dan Muhammad Anis berkunjung ke Bulukumba,Rabu (12/1/2022). Kunjungan itu dalam rangka menjajaki kerja sama program sekolah penggerak .
Baca juga:Personel Satpol PP Bulukumba Diminta Turun ke Kecamatan
Arman menjelaskan, program sekolah penggerak adalah pengganti sekolah unggulan, sekolah andalan maupun sekolah model yang ada sebelumnya. Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, mencakup kompetensi dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul dari kepala sekolah dan guru.
Keunggulan sekolah penggerak menurut Arman, karena ada kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Diharapkan melalui program ini, seluruh sekolah memiliki mutu yang sama di seluruh Indonesia.
Untuk ikut dalam program ini, kepala sekolah harus mengikuti tes tertulis dan tes wawancara. Sasarannya TK, SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Jika kepseknya lolos, maka otomatis sekolahnya menjadi sekolah penggerak,” ungkapnya.
Baca juga:Dukung Penataan Bulukumba, Warga di Pesisir Pantai Merpati Bongkar Rumah
Lebih lanjut dia menjelaskan, kelebihan ketika menjadi sekolah penggerak , selain mendapat dana BOS, sekolah tersebut juga mendapat tambahan dana BOS kinerja. “Pemerintah daerah juga bisa memberikan sharing pendanaan,” terangnya.
Arman berharap selama sekolah tersebut menjadi sekolah penggerak , pemerintah daerah tidak memindahkannya dalam kurun 3 sampai 4 tahun agar capaian kinerjanya lebih terukur.
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf yang didampingi Sekretaris Disdikbud Rina Andi Muri mengapresiasi penjajakan kerja sama program sekolah penggerak ini.
Baca juga:Wabup Bulukumba Ajak Kemenag Sinergi Bangun Toleransi Umat Beragama
“Terima kasih atas terpilihnya Kabupaten Bulukumba sebagai daerah sasaran pelaksanaan program sekolah penggerak, untuk itu kami siap menyukseskan program ini,” kata Muchtar Ali Yusuf .
Ia berharap dengan hadirnya program sekolah penggerak, dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan di Kabupaten Bulukumba.
(luq)
Lihat Juga :