Cadas Pangeran Tertutup Bongkahan Batu Raksasa, Arus Lalu Lintas Macet 3 Km
Rabu, 12 Januari 2022 - 20:55 WIB
loading...
Petugas tengah berupaya mengevakuasi batu raksasa yang longsor di Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar, Rabu (11/1/2021). Foto/iNews TV/Beben HVA
A
A
A
SUMEDANG - Sebuah batu raksasa longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jabar, Rabu (11/1/2021). Akibatnya, arus lalu lintasmacet karena sebagian badan jalan tertutup bongkahan batu raksasa itu.
Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Kiki Hartaki mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut Kiki, saat ini, pihak terkait tengah berupaya mengevakuasi batu raksasa tersebut menggunakan alat berat, agar arus lalu lintas tidak terganggu.
Baca juga: Bikin Geger! Pria Hilang di Cadas Pangeran Ditemukan di Cirebon, Begini Penjelasan Polisi
"Batunya berukuran (berdiameter) sekitar 2 meter. Saat ini tengah dilakukan upaya penggeseran batu itu ke pinggir jalan, agar arus lalu lintas tidak tersendat," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (11/1/2022).
Meski begitu, lanjut Kiki, arus lalu lintas secara umum masih terkendali. Pasalnya, pihaknya melakukan rekayasa arus lalu lintas di mana kendaraan berukuran kecil dialihkan menggunakan jalur Cadas Pangeran atas.
"Masih terkendali, untuk kendaraan kecil kita alihkan menggunakan jalur (Cadas Pangeran) atas. Sementara untuk kendaraan besar kita terapkan buka tutup," jelas Kiki seraya menduga peristiwa tersebut akibat dampak curah hujan yang tinggi.
Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Kiki Hartaki mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut Kiki, saat ini, pihak terkait tengah berupaya mengevakuasi batu raksasa tersebut menggunakan alat berat, agar arus lalu lintas tidak terganggu.
Baca juga: Bikin Geger! Pria Hilang di Cadas Pangeran Ditemukan di Cirebon, Begini Penjelasan Polisi
"Batunya berukuran (berdiameter) sekitar 2 meter. Saat ini tengah dilakukan upaya penggeseran batu itu ke pinggir jalan, agar arus lalu lintas tidak tersendat," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (11/1/2022).
Meski begitu, lanjut Kiki, arus lalu lintas secara umum masih terkendali. Pasalnya, pihaknya melakukan rekayasa arus lalu lintas di mana kendaraan berukuran kecil dialihkan menggunakan jalur Cadas Pangeran atas.
"Masih terkendali, untuk kendaraan kecil kita alihkan menggunakan jalur (Cadas Pangeran) atas. Sementara untuk kendaraan besar kita terapkan buka tutup," jelas Kiki seraya menduga peristiwa tersebut akibat dampak curah hujan yang tinggi.
Lihat Juga :