ASN Sumbang Rp11 M untuk COVID-19, Pemprov Jabar: Tak Ada Pemotongan Gaji
Rabu, 10 Juni 2020 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Dana sumbangan dari ASN yang disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar juga digunakan untuk membantu biaya operasional pihak kecamatan yang melaksanakan program dapur umum. "Untuk lebih dari 600 kecamatan dan setiap kecamatan mendapatkan Rp1 juta untuk biaya operasional dapur umum," imbuhnya.
Dudi mengatakan, pihaknya juga sudah menerjunkan 100 ASN ke-27 kabupaten/kota di Jabar untuk memperbaiki saluran data dan informasi sebagai upaya membarui dan mendukung Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar).
"Data yang diperbaiki berkaitan dengan segala hal tentang COVID-19, terutama yang berkaitan dengan peta persebaran COVID-19 di daerah-daerah. Data informasi ini diolah oleh Pikobar untuk membantu divisi-divisi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar bekerja," jelasnya.
(Baca: Protokol Kesehatan Pariwisata Kabupaten Pangandaran Jadi Contoh Wilayah Lain)
Dikatakan Dedi, seluruh divisi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar bekerja berdasarkan data. Dengan data yang komprehensif, keputusan yang diambil diharapkan tetap sasaran dan penanggulangannya berjalan optimal.
Dia mencontohkan, dalam mengedukasi masyarakat soal COVID-19, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 harus mengetahui informasi penting apa yang belum diketahui masyarakat, seperti mencuci tangan dengan benar maupun tentang social distancing. Jika data itu terangkum, kata Dudi, maka proses edukasi bisa efektif dan efisien.
Dudi mengatakan, pihaknya juga sudah menerjunkan 100 ASN ke-27 kabupaten/kota di Jabar untuk memperbaiki saluran data dan informasi sebagai upaya membarui dan mendukung Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar).
"Data yang diperbaiki berkaitan dengan segala hal tentang COVID-19, terutama yang berkaitan dengan peta persebaran COVID-19 di daerah-daerah. Data informasi ini diolah oleh Pikobar untuk membantu divisi-divisi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar bekerja," jelasnya.
(Baca: Protokol Kesehatan Pariwisata Kabupaten Pangandaran Jadi Contoh Wilayah Lain)
Dikatakan Dedi, seluruh divisi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar bekerja berdasarkan data. Dengan data yang komprehensif, keputusan yang diambil diharapkan tetap sasaran dan penanggulangannya berjalan optimal.
Dia mencontohkan, dalam mengedukasi masyarakat soal COVID-19, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 harus mengetahui informasi penting apa yang belum diketahui masyarakat, seperti mencuci tangan dengan benar maupun tentang social distancing. Jika data itu terangkum, kata Dudi, maka proses edukasi bisa efektif dan efisien.
Lihat Juga :