Polres Bogor Akan Sanksi Oknum Polisi yang Pukul Driver Ojol

Rabu, 12 Januari 2022 - 10:48 WIB
loading...
Polres Bogor Akan Sanksi...
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin.Foto/MPI/Dok
A A A
BOGOR - Polres Bogor telah memeriksa oknum anggota Polsek Cileungsi karena diduga memukul driver ojek online yang hendak melaporkan kasus kehilangan motor. Polres Bogor berjanji akan memberikan sanksi terhadap oknum polisi tersebut.

"Kami akan memberikan sanksi dan saat ini oknum itu sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor karena tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin dalam keterangannya, Rabu (12/1/2022).

Imanudin juga meminta maaf atas perlakuan oknum tersebut dan akan selalu terbuka menerima saran dari masyarakat demi meningkatkan pelayanan.

"Saya meminta maaf atas perilaku anggota kami yang kurang baik dalam memberikan pelayanan. Kami akan terbuka menerima saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri bagi masyarakat," kata Iman.

Sementara itu, Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan, kasus itu bermula dari aksi pencurian dengan modus penipuan yang dialami pengemudi ojek online berinisial CH (38) di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi pada Minggu 9 Januari 2022. Ketika itu, korban diajak makan oleh penumpang yang dibawanya di tengah perjalanan.

"Di sela-sela makan motornya dipinjam oleh penumpangnya dengan alasan ke ATM dan hingga waktu yang cukup lama costumer tersebut tak kunjung kembali," jelasnya. Baca: Bukan Wanita, Korban Begal Payudara di Tangerang Ternyata Waria

Korban yang baru sadar bahwaditipu akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi. Saat korban hendak membuat laporan polisi, terdapat kesalahpahaman dengan oknum anggota tersebut.

"Yang bersangkutan ini merasa tidak dilayani dengan baik oleh petugas yang menerima laporan dan terjadi adu mulut hingga viral di media sosial," ujarnya.
Saat ini, kasus pencurian dengan modus penipuan yang dialami korban telah ditindaklanjuti oleh polisi.

Kedua belah pihak juga telah saling meminta maaf.
"Hari itu juga terhadap kasus yang sempat viral di medsos tersebut. Dari proses laporan polisi, klaim asuransi, hingga administrasi lainnya pun sudah selesai kita tangani. Penanganan kasusnya pun sudah dalam proses penyelidikan kami," ucap Andri.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved