3 Ahli Pindad Jelaskan Senpi di Sidang Unlawful Killing Laskar FPI

Selasa, 11 Januari 2022 - 18:33 WIB
loading...
3 Ahli Pindad Jelaskan...
Sidang dugaan unlawful killing Laskar FPI. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi ahli dari PT Pindad di sidang dugaan unlawful killing Laskar FPI di PN Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022). Tiga ahli tersebut menjelaskan senjata api yang digunakan terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella.

Tiga ahli PT Pindad yakni Nana Suherman, Hera Rosmiati, dan M Torik Aziz. Mereka menjelaskan sejumlah barang bukti yang merujuk pada Berita Acara Pemeriksaan, khususnya soal senjata api dan belasan peluru.
Baca juga: Sidang Unlawful Killing Laskar FPI, Ahli: Briptu Fikri Terluka Akibat Benda Tumpul

Barang bukti tersebut berupa 5 pucuk senjata api, 17 peluru, 12 selongsong peluru, 3 anak peluru, 13 serpihan anak peluru, serta keterangan tentang senjata yang telah ditembakkan. "Dari enam pertanyaan itu betul ditanyakan ke saudara dan diperlihatkan barbuknya," tanya JPU kepada 3 ahli Pindad, Selasa (11/1/2022).

Nana mengaku barang bukti itu diperlihatkan padanya. Begitu juga dengan Torik yang diperlihatkan peluru dalam barang bukti.

Nana menjelaskan, ada 3 pucuk senjata pabrikan dengan rincian satu senjata jenis CZ dan 2 senjata jenis Sig Sauer. Dua senjata lainnya merupakan rakitan dengan jenis revolver. "Saat itu diperlihatkan tiga pucuk senjata pabrikan dan dua rakitan. Yang satu (suaranya pelan), yang dua adalah revolver rakitan warnanya cokelat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Piche Kota Bersyukur...
Piche Kota Bersyukur Status Tersangka Gugur, Tetap Kooperatif di Sidang
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved