Uni Eropa Minta Semua Pasukan Asing di Libya Ditarik

Rabu, 10 Juni 2020 - 16:21 WIB
loading...
Uni Eropa Minta Semua...
Uni Eropa meminta seluruh pasukan asing yang berada di Libya ditarik dan melakukan gencatan senjata. Foto: Anadolu Agency
A A A
KAIRO - Uni Eropa (UE) meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik Libya untuk mengakhiri operasi militer, dan terlibat dalam pembicaraan damai dalam pernyataan bersama termasuk pasukan asing agar bisa ditarik.

Dukumen kebijakan itu ditandatangani oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell dan menteri luar negeri Perancis, Jerman dan Italia.

Dokumen tersebut juga membahas aktor internasional, mendesak penarikan semua pasukan asing, tentara bayaran, dan peralatan militer yang disediakan.

Baca Juga: Langit Taiwan Diserbu Jet-jet Tempur Su-30 China

Suatu prakarsa politik telah disepakati pada hari Sabtu antara Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi, ketua parlemen Libya Aquila Saleh yang berpusat di Libya timur dan panglima perang Khalifa Haftar.

Deklarasi Kairo menyerukan gencatan senjata di Libya pada hari Senin dan mengusulkan majelis baru untuk membentuk Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Presiden.

Baik anggota pemerintah Libya yang diakui secara internasional maupun sekutu internasional mereka tidak hadir pada konferensi di Kairo.

Namun, pernyataan Uni Eropa menggambarkan Deklarasi Kairo sebagai komitmen konstruktif untuk menghentikan pertempuran, melanjutkan dialog dan mencapai gencatan senjata di dalam proses Berlin.

Tahun lalu, beberapa pertemuan tingkat tinggi diadakan di ibukota Jerman untuk mengakhiri konflik Libya, dengan partisipasi Perancis, Italia, Jerman dan Inggris.

Baca Juga: RI Tegaskan Rencana Aneksasi Tepi Barat oleh Israel Ilegal

Negosiasi ini dikenal sebagai proses perdamaian Berlin.

Menurut Uni Eropa , prosedur negosiasi yang didukung PBB ini adalah satu-satunya cara yang dapat diterima karena didasarkan pada pembicaraan damai dan multilateral.

Menyusul penggulingan mendiang penguasa Muammar Gaddafi pada 2011, pemerintah baru Libya didirikan pada 2015 di bawah kesepakatan politik yang dipimpin oleh PBB.

Pemerintah dan bagian barat negara itu telah diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019.

Pada bulan Maret, pemerintah Libya meluncurkan Operasi Badai Perdamaian untuk melawan serangan di ibukota dan baru-baru ini mendapatkan kembali lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Al-Watiya dan kota Tarhuna yang strategis.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Poltekkes Kemenkes Denpasar-Binawan...
Poltekkes Kemenkes Denpasar-Binawan Siap Penuhi Kebutuhan Perawat di Eropa
Konsultasi Publik Draft...
Konsultasi Publik Draft Standar IFCC-EUDR Digelar di Bogor, Drajad: Kami Inisiatif Kembangkan Skema Uji Tuntas
Ridwan Kamil: Jabar...
Ridwan Kamil: Jabar Buka Pintu Lebar-lebar untuk Investor Uni Eropa
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Rekomendasi
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved