Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ridwan Kamil: Jabar Buka Pintu Lebar-lebar untuk Investor Uni Eropa

loading...
Ridwan Kamil: Jabar Buka Pintu Lebar-lebar untuk Investor Uni Eropa
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket yang membahas tentang peluang investor Uni Eropa di Jabar. Foto: Istimewa
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, Provinsi Jabar yang dipimpinnya membuka pintu lebar-lebar bagi para investor , khususnya investor asal Uni Eropa .

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat menerima kunjungan kerja delegasi Uni Eropa untuk Indonesia secara virtualuntuk membahas peluang perdagangan dan investasi dengan para pemangku kepentingan di Provinsi Jabar, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Orasi Ilmiah Megawati Penuh Nasihat Mencerahkan

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, Pemerintah Provinsi Jabar telah melakukan beberapa langkah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta penyempurnaan regulasi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi para investor.



"Jawa Barat membuka pintu selebar-lebarnya kepada para investor, khususnya dari Uni Eropa, untuk menanamkan modal terkait pembangunan yang masif demi percepatan perekonomian di provinsi ini," ungkap Kang Emil.

Menurut dia, Jabar memiliki potensi investasi yang besar dari berbagai sektor, terutama proyek pada kawasan industri, pembangunan infrastruktur, serta upaya-upaya untuk peningkatan sektor industri melalui pengembangan Roadmap Making Indonesia 4.0.

Baca juga: Tragis! 2 Remaja Tewas Disambar Petir saat Latihan Sepak Bola di Lapangan

"Kami berharap, pertemuan ini dapat mendorong para investor Eropa untuk melakukan investasi di Indonesia. Selain berinvestasi di Jawa Barat, kami juga ingin memperluas peluang untuk melakukan ekspor ke Eropa. Oleh karena itu, kami juga berharap, para pelaku bisnis dapat membuka wawasan bagaimana kita dapat meningkatkan ekspor perdagangan yang sangat potensial," katanya.

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket mengatakan, Uni Eropa sangat mendukung Indonesia dalam upaya meningkatkan perdagangan dan investasi, khususnya di Jabar.

"Kami menyambut baik kembalinya investasi asing langsung di Indonesia baru-baru ini, antara lain dari sektor otomotif dan manufaktur, elektronik dan mesin termasuk yang berasal dari Uni Eropa," ujarnya.



Menurutnya, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU-Business CEPA) dapat meningkatkan perdagangan dan investasi serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pemulihan ekonomi di Indonesia.

Baca juga: Subuh Berjamaah di Sumedang, Ridwan Kamil-Anies Baswedan Bicara Pangan dan Pertanian

Selama lebih dari 30 tahun, kata Piket, Uni Eropa telah bermitra dengan Indonesia untuk melaksanakan prioritas bersama, termasuk perdagangan dan investasi. Tahun lalu, Uni Eropa meluncurkan program lima tahun yaitu ARISE+ Indonesia Trade Support Facility senilai 15 juta euro.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top