PFI Makassar Gelar Pameran Foto 'Life After Pandemic' di Phinisi Point
Sabtu, 08 Januari 2022 - 15:53 WIB
loading...
PFI Makassar akan menggelar pameran foto Life After Pandemic di Phinisi Point mulai 10 Januari 2022 mendatang
A
A
A
MAKASSAR - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar menggelar Pameran Foto bertajuk “New Normal: Life After Pandemic”. Sebanyak 177 foto bakal dipamerkan di Tokyo-Shibuya, Ground Floor, Phinisi Point (Pipo) Makassar, mulai 10 hingga 16 Januari 2022.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi fotografi dan peluncuran buku bertajuk New Normal. “Rencananya acara ini bakal dibuka Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto,” terang Ketua Panitia Pameran, Moh Niaz Sharif dalam siaran persnya.
Baca juga: Pemkab Gowa Perluas Cakupan untuk Capai Target Vaksinasi 100%
“Sedangkan diskusi foto yang menghadirkan pembicara, Junaidi Sudirman dan Tawakkal Basri serta Adwit Pramono sebagai moderator akan berlangsung, Sabtu, 15 Januari mendatang,” sambung pria berkacamata ini.
Ketua PFI Makassar, Iqbal Lubis berharap kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif dengan menyebarkan fakta-fakta kepada masyarakat yang terekam lewat lensa para pewarta foto.
“Juga karya foto teman- teman pewarta mampu memberikan edukasi kepada masyarakat,” harapnya.
Baca juga: 43 Tahun Mengabdi, Marhaeni Terima Penghargaan dari IBI Luwu Utara
Karya pewarta foto ini kata Iqbal akan menjadi foto bersejarah, bagaimana Indonesia khususnya Makassar menghadapi pandemi Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh negara di dunia.
"Seperti karya foto fotografer FAJAR, Abe Bandoe yang mengambarkan bagaimana pemilihan kepala daerah di Indonesia tetap dilaksanakan meski di tengah pandemi," ujarnya.
Ada pula karya Andri Saputra fotografer Rakyat Sulsel yang menggambarkan pasien Covid-19 menjalani isolasi apung di KM Umsini yang menjadi pusat isolasi terpadu di Makassar. Isolasi apung yang merupakan gagasan Pemkot Makassar tersebut belakangan dicontoh oleh beberapa negara.
Baca juga: Calon Anggota Bawaslu Asal Sulsel Bersiap Jalani Uji Kelayakan di DPR
Ketua Tim Kurator, Tawakkal Basri mengatakan liputan selama masa pandemi akan menjadi dokumentasi sejarah yang akan selalu dikenang selamanya.
“Ada 177 foto dari 27 fotografer jurnalis yang mengabadikan pandemi lewat bingkai lensanya. Mereka turun meliput, berusaha membuat visual yang kuat dan memiliki pesan yang dalam,” pungkasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi fotografi dan peluncuran buku bertajuk New Normal. “Rencananya acara ini bakal dibuka Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto,” terang Ketua Panitia Pameran, Moh Niaz Sharif dalam siaran persnya.
Baca juga: Pemkab Gowa Perluas Cakupan untuk Capai Target Vaksinasi 100%
“Sedangkan diskusi foto yang menghadirkan pembicara, Junaidi Sudirman dan Tawakkal Basri serta Adwit Pramono sebagai moderator akan berlangsung, Sabtu, 15 Januari mendatang,” sambung pria berkacamata ini.
Ketua PFI Makassar, Iqbal Lubis berharap kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif dengan menyebarkan fakta-fakta kepada masyarakat yang terekam lewat lensa para pewarta foto.
“Juga karya foto teman- teman pewarta mampu memberikan edukasi kepada masyarakat,” harapnya.
Baca juga: 43 Tahun Mengabdi, Marhaeni Terima Penghargaan dari IBI Luwu Utara
Karya pewarta foto ini kata Iqbal akan menjadi foto bersejarah, bagaimana Indonesia khususnya Makassar menghadapi pandemi Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh negara di dunia.
"Seperti karya foto fotografer FAJAR, Abe Bandoe yang mengambarkan bagaimana pemilihan kepala daerah di Indonesia tetap dilaksanakan meski di tengah pandemi," ujarnya.
Ada pula karya Andri Saputra fotografer Rakyat Sulsel yang menggambarkan pasien Covid-19 menjalani isolasi apung di KM Umsini yang menjadi pusat isolasi terpadu di Makassar. Isolasi apung yang merupakan gagasan Pemkot Makassar tersebut belakangan dicontoh oleh beberapa negara.
Baca juga: Calon Anggota Bawaslu Asal Sulsel Bersiap Jalani Uji Kelayakan di DPR
Ketua Tim Kurator, Tawakkal Basri mengatakan liputan selama masa pandemi akan menjadi dokumentasi sejarah yang akan selalu dikenang selamanya.
“Ada 177 foto dari 27 fotografer jurnalis yang mengabadikan pandemi lewat bingkai lensanya. Mereka turun meliput, berusaha membuat visual yang kuat dan memiliki pesan yang dalam,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :