Tumbuh dalam Lingkungan Anti Imperialisme, Ratu Kalinyamat Jadi Sosok Pemberani Lawan Portugis di Malaka

Sabtu, 08 Januari 2022 - 05:02 WIB
loading...
A A A
Sebagai kota pelabuhan, pembangunan diarahkan untuk memperkuat armada angkatan laut. Jumlah kapal perang dilipatgandakan oleh Ratu Kalinyamat. Demikian pun prajurit-prajuritnya, dilipatgandakan jumlahnya. Baca juga:
Ibis Budget Makassar Flashmob dan Bagi Souvenir di Bandara Sultan Hasanuddin


Kuatnya armada angkatan laut Jepara terdengar sampai ke Johor Malaysia dan kerajaan lainnya di Nusantara. Itulah sebabnya, pada 1550, ketika Johor merasa terganggu kepentingannya oleh kehadiran armada Portugis di Selat Malaka, Kesultanan Johor segera mengontak Ratu Kalinyamat untuk meminta dukungan pasukan.

Ratu Kalinyamat mengabulkan permohonan Sultan Johor dengan mengirimkan 40 kapal perang yang mengangkut lebih dari 4.000 orang prajurit ke Selat Malaka. Di Selat Malaka, armada dari Jepara bergabung dengan pasukan Persekutuan Melayu yang berkekuatan lebih dari 150 kapal.

Menurut catatan sejarahwan H.J. de Graaf dalam buku Awal Kebangkitan Mataram, kehadiran armada Jepara ternyata masih kalah dengan Portugis yang memiliki jumlah jauh lebih besar disertai peralatan perang yang lebih unggul. Dalam pertempuran itu, armada Jepara mengalami kerugian besar. Tidak kurang dari 2.000 prajuritnya gugur. Faktor cuaca ekstrem juga membuat armada Jepara kocar-kacir.



Ekspedisi pertama ini boleh dibilang gagal total. Namun, kegagalan ini tidak membuat Ratu Kalinyamat patah arang. Ketika pada 1573 ada permintaan bantuan dari Kesultanan Aceh Darussalam yang merupakan tempat asal suaminya, Ratu Kalinyamat kembali mengirimkan pasukan.

Kali ini Ratu Kalinyamat mengirim armada tempur ke Malaka jauh lebih besar lagi. Ratu Kalinyamat bahkan memerintahkan salah satu panglima perangnya, Ki Demang untuk memimpin 300 kapal dengan 15.000 orang prajurit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Kesaktian Sunan...
Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati
Lahir dari Kas Masjid,...
Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI yang Berusia 130 Tahun
Kunjungi Banda Neira,...
Kunjungi Banda Neira, Mendagri Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Sejarah
Hotel Legendaris Ini...
Hotel Legendaris Ini Hidupkan Kembali Identitas Historis dan Nilai Budaya Yogyakarta
Daftar Raja Kerajaan...
Daftar Raja Kerajaan Sriwijaya, dari Awal hingga Masa Keruntuhan
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved