Posko Nataru di Bandara Sultan Hasanuddin Ditutup

Kamis, 06 Januari 2022 - 12:15 WIB
loading...
Posko Nataru di Bandara Sultan Hasanuddin Ditutup
Posko Natal dan tahun baru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi ditutup. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Pelaksanaan pemantauan pergerakan penumpang, pesawat dan kargo periode Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berakhir 4 Januari kemarin. Posko tersebut pun resmi ditutup.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi mengatakan, pemantauan dan pengawasan posko dilakukan dengan memaksimalkan sistem dan personel yang ada di Bandara .

Baca juga:Ibis Budget Makassar Flashmob dan Bagi Souvenir di Bandara Sultan Hasanuddin

"Posko pengawasan periode Nataru 2021/2022 resmi ditutup hari ini. Posko berjalan dengan lancar. Kami berterima kasih atas bantuan dari pihak-pihak terkait seperti TNI AU, Otoritas Bandara, AirNav, KKP dan Maskapai,” ujarnya.

Wahyudimenerangkan,3 rute terbanyak masih Jakarta, Surabaya dan Kendari. Tercatat 3 rute (berangkat dan datang) terbanyak di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yakni Bandara Soekarno Hatta sebanyak 103.481 penumpang, Bandara Juanda Surabaya sebanyak 48.311 penumpang dan Bandara Haluoleo Kendari sebanyak 28.345 penumpang.

Baca juga:H-2 Tahun Baru 2022, Bandara Sultan Hasanuddin Sepi

Pergerakan penumpang, pesawat dan kargo periode Nataru di Bandara ini mencatat data trafik pergerakan 3.737 pesawat. Jumlah ini ada penurunan sekitar 17,6 % jika dibandingkan tahun lalu, yakni 4.535 pesawat.

Demikian halnya dengan pergerakan penumpang periode ini juga mengalami penurunan sebanyak 0,5%. Tahun sebelumnya, jumlah penumpang mencapai 416.362 penumpang. Sementara tahun ini sekitar 414.431 penumpang.

Baca juga:Kontrak 101 Tenaga Penunjang di Bandara Sultan Hasanuddin Tak Diperpanjang

"Hal ini berbanding terbalik dengan pergerkan kargo yang mengalami kenaikan sebesar 9,3 persen. Pergerakan kargo tahun lalu mencapai 4.927 ton kargo. Di tahun ini, pergerakan kargo sebesar 5.385 ton kargo," jelas Wahyudi.

Berbicara mengenai syarat perjalanan periode Nataru sudah tidak berlaku. Untuk sementara menggunakan syarat perjalanan sebelumnya, yaitu Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 22 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 96 Tahun 2021 sampai terbit ketentuan terbaru dari pemerintah.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2991 seconds (11.252#12.26)