Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus

Kamis, 06 Januari 2022 - 09:40 WIB
loading...
Sepanjang 2021, Korban...
Kekerasan seksual terhadap anak di Kota Makassar 302 kasus sepanjang 2021. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Makassar cukup besar sepanjang 2021. Dinas Pemberdayaan Permpuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mencatat ada 302 kasus.

Jumlah kasus tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya di 2020, yakni 52 kasus. Meski pada 2019 lalu, jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak pernah mencapai 127 kasus.

Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) DPPPA Kota Makassar, Muslimin Hasbullah mengatakan, kasus kekerasan seksual terhadap anak ini memang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Kenaikannya mencapai 137 persen dalam rentang tiga tahun.

Baca Juga: Oknum Camat di Lutim Dipolisikan Terkait Dugaan Kekerasan Anak

“Ini kekerasan seksual malah urutan kedua bentuk kekerasan yang dialami anak-anak kita di 2021, dan itu perkembanganya sampai 137 persen dalam rentang tiga tahun,” ungkapnya, dalam rilis kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Kantor UPTD DPPPA Kota Makassar, Rabu (5/1/2022).

Dia menyampaikan, berdasarkan kelompok usia, secara umum kasus kekerasan terhadap anak paling besar dialami di rentang umur 13-17 tahun. Di usia ini, mereka rata-rata masih berstatus pelajar.

Secara keseluruahan, beber Muslimin, total kasus kekerasan anak pada 2021 tercatat sebanyak 982 kasus dari sebelumnya 527 kasus. Kenaikannya mencapai 63 persen dibanding tahun 2020 lalu.

Dari semua kasus kekerasan terhadap anak, kejadiannya rata-rata dilakukan oleh orang-orang terdekat. Salah satu yang paling banyak ditemukan adalah di lingkungan keluarga sendiri.

“Ini fakta bahwa ternyata kasus kekerasan itu banyak terjadi di internal. itu datanya sampai 85 persen (keseluruhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak) dibanding di semua tempat kejadian,” paparnya.

Makanya, kata dia, program Jagai Anakta menjadi salah satu upaya mereka untuk menekan kasus tersebut. Dalam hal ini, peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan.

“Kita mau memperkuat sinergi pelayanan karena kasus perempuan dan anak ini semakin mengancam,” imbuhnya.

Baca Juga: Jokowi Minta RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Segera Disahkan

Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Makassar Achi Soleman mengungkapkan, data kasus kekerasan terhadap perempaun dan anak dalam rentang waktu lima tahun terakhir mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Jika dirata-ratakan ada kenaikan sekitar 2 persen setiap tahunnya.

“Namun, jika dilihat dari perkembangan tahun per tahun itu mengalami dinamika naik turun jumlah kasus. Paling drastis terjadi di 2020 ke 2021 mengalami lonjakan 50,44 persen,” paparnya.

Sementara, untuk kasus kekerasan terhadap anak dalam lima tahun terakhir mengalami perkembangan cukup besar, yakni 70 persen. Lonjakannya terbesar terjadi di tahun 2020 ke 2021 yang mencapai 86,34 persen.

Achi menambahkan, lonjakan kasus yang tercatat selama beberapa tahun terakhir ini juga dipengaruhi layanan DPPPA yang semakin terbuka. Sehingga, banyak korban-korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kini berani melaporkan kasusnya.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Kasus kekerasan anak mengalami peningkatan ini memang yang membutuhkan kerja keras dari semua komponen masyarakat,” pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejam! Ibu Tiri Aniaya...
Kejam! Ibu Tiri Aniaya Anaknya Usia 6 Tahun hingga Tewas
Hasil Autopsi Balita...
Hasil Autopsi Balita Tewas Terbakar di Kontrakan Tangerang, Ada Luka di Leher dan Anus
7 Fakta Kasus Bocah...
7 Fakta Kasus Bocah Perempuan Dianiaya di Nias Selatan, Nomor 5 Masih Misteri
Bocah 5 Tahun Dianiaya...
Bocah 5 Tahun Dianiaya saat Dititipkan ke Teman Ibunya di Gowa
Cegah Kekerasan Terhadap...
Cegah Kekerasan Terhadap Anak dan KBG di Bandung Barat, PLN Gelar Sosialisasi
Penyebab Tewasnya Afif...
Penyebab Tewasnya Afif Maulana Perlahan Mulai Terkuak, Saksi Tak Melihat Korban Loncat Jembatan
Genap Berusia 1 Tahun,...
Genap Berusia 1 Tahun, Puspadaya Diharapkan Jangkau Kelompok Rentan di Indonesia
IIFPG Soroti Makin Maraknya...
IIFPG Soroti Makin Maraknya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Perindo Soroti Darurat...
Perindo Soroti Darurat Kekerasan pada Anak, Minta Pemerintah Ambil Langkah Serius
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Kekerasan Seksual terhadap...
Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Korut Memprihatinkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved