Kisah Pilu Keluarga Linmas, Nunggak Iuran BPJS Tak Sanggup Biaya Anak Sakit Hidrosefalus
Selasa, 04 Januari 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
"Saat saya datang ke RS Siloam ini BPJS -nya nunggak tiga bulan. Saya harus bayar sekitar Rp1.5 jutaan, itu sudah termasuk denda. Kalau gak dibayar saya harus bayar sekitar Rp40 jutaan katanya. Jadi saya cari pinjaman untuk bayar BPJS yang nunggak ini. Sekarang yang saya pikirkan biaya sehari-hari di rumah sakit. Saya sudah 20 hari di sini butuh biaya yang bagi saya lumayan," kata Ali.
Sementara Ali mengaku dari profesinya sebagai Linmas hanya mendapat gaji Rp400 ribu/bulan. Bagi Ali untuk biaya mengobati anaknya yang harus membayar BPJS Kesehatan secara mandiri sekitar Rp175 ribu lumayan cukup berat. Terlebih untuk kebutuhan sehari-hari saja gajinya dari seorang Linmas tidak cukup. Baca juga: Gandeng BPJS Kesehatan, Anies Komitmen Hadirkan Perlindungan bagi Warga Jakarta
Namun, untungnya dia dan istrinya memiliki warung sembako kecil di tempat tinggalnya. "Meskipun hasil dari warung tidak besar, tapi setidaknya warung tersebut bisa menambah penghasilan keluarga," tambah Ali.
Hingga berita ini ditulis MNC Portal Indonesia belum ada tanggapan resmi dari pemerintah setempat, atau pun pihak berwenang lainnya soal program kesehatan gratis yang dililai belum merata.
(don)
Lihat Juga :