Akhir Tahun, Sumut Lepas Ekspor Hasil Pertanian Senilai Rp2,2 Triliun
Sabtu, 01 Januari 2022 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
"Terima kasih kepada petani Sumut dan pelaku usaha. Sumatera utara saat ini menjadi peringkat pertama dalam ekspor pertaniannya dan kita akan terus mempertahankannya agar ekonomi petani Sumatera utara semakin meningkat," kata Edy Rahmayadi.
Sementar itu, Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol Panca Putra Panjaitan, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sumatera karena mampu bertahan di peringkat pertama. Ia juga menyampaikan akan mempertahankan dengan memberikan jaminan keamanan demi pertanian yang lebih maju, bersama pemerintah daerah.
"Jaminan keamanan seperti food estate, bendungan-bendungan irigasi, menghindari para tengkulak yang mendominasi produk pertanian,” papar Panca.
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto, mengatakan, pihaknya sebagai salah satu unit pelayanan teknis di pelabuhan belawan, selalu siap membantu regulasi kegiatan ekspor produk pertanian Sumatera Utara.
Karantina Pertanian juga akan terus mengawal dan memfasilitasi para eksportir dan siap memberikan bimbingan teknis kepada petani dan akan memfasilitasi eksportir dengan memberikan jaminan berupa sertifikat kesehatan sesuai dengan permintaan negara tujuan ekspor.
“Sebagai bukti keseriusan kami mampu menembus 107 negara dalam perdagangan ekspor, dari 124 negara yang dilepas serentak di 34 provinsi," sebut Andi.
Berdasarkan data IqFast Badan Karantina Pertanian, bahwa wilayah Sumatera Utara pada tahun 2021 mengekspor komoditi pertanian ke 107 negara. Sedangkan tahun 2020 negara tujuan ekspor hanya 101 negara. Jumlah Negara tujuan ekspor ini meningkat sebesar 5,94 persen.
Sementar itu, Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol Panca Putra Panjaitan, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sumatera karena mampu bertahan di peringkat pertama. Ia juga menyampaikan akan mempertahankan dengan memberikan jaminan keamanan demi pertanian yang lebih maju, bersama pemerintah daerah.
"Jaminan keamanan seperti food estate, bendungan-bendungan irigasi, menghindari para tengkulak yang mendominasi produk pertanian,” papar Panca.
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto, mengatakan, pihaknya sebagai salah satu unit pelayanan teknis di pelabuhan belawan, selalu siap membantu regulasi kegiatan ekspor produk pertanian Sumatera Utara.
Karantina Pertanian juga akan terus mengawal dan memfasilitasi para eksportir dan siap memberikan bimbingan teknis kepada petani dan akan memfasilitasi eksportir dengan memberikan jaminan berupa sertifikat kesehatan sesuai dengan permintaan negara tujuan ekspor.
“Sebagai bukti keseriusan kami mampu menembus 107 negara dalam perdagangan ekspor, dari 124 negara yang dilepas serentak di 34 provinsi," sebut Andi.
Berdasarkan data IqFast Badan Karantina Pertanian, bahwa wilayah Sumatera Utara pada tahun 2021 mengekspor komoditi pertanian ke 107 negara. Sedangkan tahun 2020 negara tujuan ekspor hanya 101 negara. Jumlah Negara tujuan ekspor ini meningkat sebesar 5,94 persen.
Lihat Juga :