Malam Pergantian Tahun, Polda Jateng Antisipasi Konvoi Pendekar Silat
Jum'at, 31 Desember 2021 - 19:39 WIB
loading...
Polisi memberi perhatian besar kepada perguruan-perguruan silat pada malam pergantian tahun. Foto/Ilustrasi/Dok.
A
A
A
SEMARANG - Perguruan-perguruan silat, menjadi perhatian besar polisi pada malam pergantian tahun. Mereka dikhawatirkan menggelar pawai atau konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, sekaligus menjadi penyebaran COVID-19.
Baca juga: Polisi Tetapkan 5 Oknum Anggota Perguruan Silat Tersangka Perusakan Rumah Warga
"Jadi mulai sekarang Sragen, Karanganyar, kemudian Solo, Wonogiri, dan Boyolali lakukan penggalangan terkait dengan perguruan silat Setia Hati Terate dan sebagainya. Mereka jangan melakukan euforia pawai," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi usai rilis akhir tahun 2021, Jumat (31/12/2021).
Jenderal polisi bintang dua itu menyampaikan, antisipasi konvoi malam tahun baru mesti dilakukan secara terintegrasi di wilayah Solo Raya. Para pendekar silat hanya diperkenankan latihan atau menggelar kegiatan menyambut tahun baru di tempat masing-masing sehingga tak mengganggu masyarakat.
Baca juga: Haus Seks, Begini Kronologi 2 Oknum Prajurit TNI Perkosa Gadis Muda di Hotel
"Solo Raya itu terintegrasi, saling terkait. Jadi tidak ada pada saat jam J pada pelaksanaan (pergantian) tahun baru, perguruan silat itu keluar dengan di jalanan. Jadi galang mulai dari tingkat terkecil (tempat) mereka latihan, kemudian tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten. Silakan melakukan kegiatan silat atau apa pun bentuknya dengan cara terbatas, tapi tidak keluar daerah mengganggu Kamtibmas," lugasnya saat tersambung video conference dengan jajaran polres-polres.
Baca juga: Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget
Polisi juga melakukan langkah antisipasi ke tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa. Masyarakat diimbau berada di rumah masing-masing dan menyambut tahun baru dengan sederhana atau berdoa. "Bagi masyarakat yang akan pesta (tahun baru) kalau perlu secara daring atau berdoa saja. Namun tetap menerapkam protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya.
Baca juga: Polisi Tetapkan 5 Oknum Anggota Perguruan Silat Tersangka Perusakan Rumah Warga
"Jadi mulai sekarang Sragen, Karanganyar, kemudian Solo, Wonogiri, dan Boyolali lakukan penggalangan terkait dengan perguruan silat Setia Hati Terate dan sebagainya. Mereka jangan melakukan euforia pawai," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi usai rilis akhir tahun 2021, Jumat (31/12/2021).
Jenderal polisi bintang dua itu menyampaikan, antisipasi konvoi malam tahun baru mesti dilakukan secara terintegrasi di wilayah Solo Raya. Para pendekar silat hanya diperkenankan latihan atau menggelar kegiatan menyambut tahun baru di tempat masing-masing sehingga tak mengganggu masyarakat.
Baca juga: Haus Seks, Begini Kronologi 2 Oknum Prajurit TNI Perkosa Gadis Muda di Hotel
"Solo Raya itu terintegrasi, saling terkait. Jadi tidak ada pada saat jam J pada pelaksanaan (pergantian) tahun baru, perguruan silat itu keluar dengan di jalanan. Jadi galang mulai dari tingkat terkecil (tempat) mereka latihan, kemudian tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten. Silakan melakukan kegiatan silat atau apa pun bentuknya dengan cara terbatas, tapi tidak keluar daerah mengganggu Kamtibmas," lugasnya saat tersambung video conference dengan jajaran polres-polres.
Baca juga: Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget
Polisi juga melakukan langkah antisipasi ke tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa. Masyarakat diimbau berada di rumah masing-masing dan menyambut tahun baru dengan sederhana atau berdoa. "Bagi masyarakat yang akan pesta (tahun baru) kalau perlu secara daring atau berdoa saja. Namun tetap menerapkam protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :