Dalam 2 Pekan Sumsel Kumpulkan Komoditas Ekspor Senilai Rp244 Miliar
Jum'at, 31 Desember 2021 - 06:54 WIB
loading...
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mengekspor komoditas pertanian sebanyak 16,61 ribu ton dengan nilai Rp244,4 milyar ke sejumlah negara. Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mengekspor komoditas pertanian sebanyak 16,61 ribu ton dengan nilai Rp244,4 milyar ke sejumlah negara. Komoditas tersebut merupakan hasil pertanian Sumsel yang dikumpulkan hanya dalam kurun waktu dua Minggu.
"Pelepasan ekspor akhir tahun ini menjadi tekad kita dalam mendorong peningkatan ekspor sebanyak 3 kali lipat. Ekspor komoditas pertanian ini menjadi salah satu andalan kita untuk meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru usai melepas ekspor komoditas pertanian Sumsel di kawasan PT Berkat Makmur Kontainer, Kamis (30/12)/2021). Baca juga: Petugas Karantina Pelabuhan Tanjung Priok Sita Ratusan Ton Beras Ilegal
Herman Deru menilai, Provinsi Sumsel memiliki potensi yang sangat besar dalam upaya peningkatan ekspor, khususnya di sektor pertanian. "Sumsel ini kaya akan Sumber Daya Alam. Selain pertanian, kita juga memiliki kekayaan mineral dan batubara. Dan ini memang harus dikelola dengan baik, sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.
Sejak awal kepemimpinannya, Deru berkomitmen untuk memberikan akses terhadap hasil pertanian di Sumsel. Sehingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara masif agar proses pendistribusian komoditas pertanian menjadi lancar. Di samping itu, infrastruktur yang baik akan berpengaruh terhadap minimnya biaya distribusi, sehingga penghasilan masyarakat akan semakin meningkat.
"Setinggi apapun harga dan banyaknya hasil panen, tidak akan menjamin meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa didukung infrastruktur yang baik. Infrastruktur tersebut menentukan besaran biaya dalam pendistribusian komoditas yang kita hasilkan," katanya. Baca juga: Naik Perahu Naga, Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi di Kolaka Timur
"Pelepasan ekspor akhir tahun ini menjadi tekad kita dalam mendorong peningkatan ekspor sebanyak 3 kali lipat. Ekspor komoditas pertanian ini menjadi salah satu andalan kita untuk meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru usai melepas ekspor komoditas pertanian Sumsel di kawasan PT Berkat Makmur Kontainer, Kamis (30/12)/2021). Baca juga: Petugas Karantina Pelabuhan Tanjung Priok Sita Ratusan Ton Beras Ilegal
Herman Deru menilai, Provinsi Sumsel memiliki potensi yang sangat besar dalam upaya peningkatan ekspor, khususnya di sektor pertanian. "Sumsel ini kaya akan Sumber Daya Alam. Selain pertanian, kita juga memiliki kekayaan mineral dan batubara. Dan ini memang harus dikelola dengan baik, sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.
Sejak awal kepemimpinannya, Deru berkomitmen untuk memberikan akses terhadap hasil pertanian di Sumsel. Sehingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara masif agar proses pendistribusian komoditas pertanian menjadi lancar. Di samping itu, infrastruktur yang baik akan berpengaruh terhadap minimnya biaya distribusi, sehingga penghasilan masyarakat akan semakin meningkat.
"Setinggi apapun harga dan banyaknya hasil panen, tidak akan menjamin meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa didukung infrastruktur yang baik. Infrastruktur tersebut menentukan besaran biaya dalam pendistribusian komoditas yang kita hasilkan," katanya. Baca juga: Naik Perahu Naga, Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi di Kolaka Timur
Lihat Juga :