Viral Video Diskriminasi Penyandang Disabilitas, Pengelola GBK Minta Maaf
Rabu, 29 Desember 2021 - 23:27 WIB
loading...
Pengelola GBK telah menyampaikan permohonan maaf dan melakukan evaluasi internal terkait pelarangan penyandang disabilitas masuk ke GBK. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Sebuah video tayangan petugas yang melarang pelarangan seorang penyandang disabilitas pengguna kursi roda di kawasan Gelora Bung Karno ( GBK ) viral. Pelarangan tersebut dianggap sebagai diskriminasi terhadap kaum disabilitas.
Government and Public Affair Pusat Pengelolaan Kompleks GBK T Novita Sari mengaku telah berkomunikasi kepada penyandang disablitas dalam video tersebut. Dia memastikan bahwa secara internal telah dilakukan evaluasi.
“Atas kejadian ini, kami sudah lakukan evaluasi internal dan mendisiplinkan petugas kami. Tim kami juga sudah menghubungi langsung pihak yang bersangkutan untuk memohon maaf atas kesalapahaman yang terjadi,” ujar dia di Jakarta, Rabu (29/12/2021).
Baca juga: Begini Cerita Penyandang Disabilitas Berkursi Roda Dilarang Masuk Stadion GBK
Menurut dia, pada saat kejadian petugas GBK sudah meluruskan informasi dan mempersilakan yang bersangkutan untuk masuk ke dalam ring road Stadion Utama GBK. ”Hal ini menjadi atensi bagi Manajemen GBK agar kedepannya tidak terulang kembali," kata Novita.
Government and Public Affair Pusat Pengelolaan Kompleks GBK T Novita Sari mengaku telah berkomunikasi kepada penyandang disablitas dalam video tersebut. Dia memastikan bahwa secara internal telah dilakukan evaluasi.
“Atas kejadian ini, kami sudah lakukan evaluasi internal dan mendisiplinkan petugas kami. Tim kami juga sudah menghubungi langsung pihak yang bersangkutan untuk memohon maaf atas kesalapahaman yang terjadi,” ujar dia di Jakarta, Rabu (29/12/2021).
Baca juga: Begini Cerita Penyandang Disabilitas Berkursi Roda Dilarang Masuk Stadion GBK
Menurut dia, pada saat kejadian petugas GBK sudah meluruskan informasi dan mempersilakan yang bersangkutan untuk masuk ke dalam ring road Stadion Utama GBK. ”Hal ini menjadi atensi bagi Manajemen GBK agar kedepannya tidak terulang kembali," kata Novita.
Lihat Juga :