Kasus Aktif Positif COVID-19 di Sumsel Ternyata Hanya 701 Orang

Selasa, 09 Juni 2020 - 20:38 WIB
loading...
Kasus Aktif Positif...
Jubir COVID-19 Sumsel, Prof. Yuwono. Foto/SINDonews/DedeFebriansyah
A A A
PALEMBANG - Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga kini mencapai 1.188 kasus. Namun, dari jumlah tersebut, kasus aktif positif COVID-19 di Sumsel nyatanya hanya mencapai ratusan kasus.

Juru Bicara Perceparan Penanganan COVID-19 Sumsel, Prof. Yuwono, mengatakan dari jumlah total tersebut kasus aktif COVID-19 di Sumsel hanya 701 kasus. ( Baca: Update Corona Sumsel: Positif Bertambah 30, Sembuh 53, Meninggal 1 )

"Ini dikarenakan jumlah total kasus yang ada di Sumsel dibagi menjadi dua kategori, yakni kasus positif COVID-19 yang telah ditutup dan kasus aktif," ujar Prof. Yuwono saat diwawancarai SINDOnews, Selasa (09/06/2020).

Dijelaskannya, jumlah kasus positif yang sudah ditutup, yakni sebanyak 487 kasus yang, terdiri dari 444 kasus sembuh dan 43 kasus meninggal. Dari pengurangan kasus yang telah ditutup tersebut didapatkan data kasus aktif yang hanya berjumlah 701 orang.

"Dari data kasus aktif ini artinya ada progres bahwa kita tidak diam. Kita lakukan penanganan seperti tracing, melacak seberapa banyak kontak dengan yang positif, pemeriksaan dengan metode PCR hingga melakukan treatment untuk yang bergejala maupun tidak," jelasnya.

Yuwono juga mengungkapkan, sejak empat hari lalu jumlah pasien COVID-19 Sumsel yang sembuh mengalami peningkatan. Meningkatnya kasus sembuh ini merupakan imbas dari pemeriksaan sampel di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang yang lebih cepat kareba hanya butuh waktu tiga hari untuk mendapatkan hasil pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan sudah bisa dikeluarkan dan divalidasi. Dari sini kita lihat juga untuk manajemen perawatan pasien, sehingga jumlah pasien sembuh terus meningkat," kata dia.

Yuwono berharap hasil pemeriksaan ini akan tetap berjalan baik meskipun di satu sisi Provinsi Sumsel masih memiliki tantangan untuk menurunkan tren angka reproduksi efektif (Rt) yang merupakan tingkat tertularnya seseorang dari satu orang positif COVID-19 yang saat ini berada di angka 1,2.

"Artinya kita harus berusaha lebih kencang lagi agar bisa di bawah 1, kalau bisa 0,6 atau syukur-syukur bisa 0,5," tambahnya.

Sementara itu, dari hasil evaluasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Palembang didapatkan hasil bahwa tingkat kontak mengalami penurunan.

Disebutkan Yuwono, sebelum PSBB jilid pertama diberlakukan tingkat kontak cukup tinggi, yakni satu orang berkontak 14 orang. Setelah PSBB diberlakukan kontak hanya terjadi dari satu orang dengan enam orang saja.

"Makin minimal kontak makin memperkecil peluang penularan baru. Saat ini kita harus menjaga pemikiran positif dan jangan termakan berita hoaks. Selain itu, harus tetap jaga kebersihan dan imunitas," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
Geger! Guru SD di Pali...
Geger! Guru SD di Pali Sumsel Hidup Lagi usai Dikabarkan Meninggal Dunia
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng HUT Ke-10
Ini Identitas Mayat...
Ini Identitas Mayat Perempuan Korban Pembunuhan di Kebun Karet OKU Timur
Perindo Jaring Bacagub...
Perindo Jaring Bacagub Sumsel, Ketua DPW: Semoga DPP Bisa Tentukan yang Terbaik
Maju di Pilkada Sumsel,...
Maju di Pilkada Sumsel, Holda Paparkan Visi Misi di Perindo
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
OTT KPK di OKU Sumsel...
OTT KPK di OKU Sumsel terkait Suap Proyek Dinas PUPR
Kejagung Tahan Kadisnakertrans...
Kejagung Tahan Kadisnakertrans Sumsel dan Sita Uang Ratusan Juta
Rekomendasi
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved