Pengmas Vokasi UI Hadirkan Jejaring Khusus untuk Perajin Rajutan di Depok
Selasa, 28 Desember 2021 - 13:56 WIB
loading...
Program pengabdian masyarakat Vokasi UI mendorong perajin rajutan di Kota Depok agar berinovasi sehingga dapat bertahan dalam menjalankan usahanya di tengah pandemi. Foto: SINDOnews/Ist
A
A
A
DEPOK - Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI) melalui kegiatan pengabdian masyarakat terus mendorong pelaku UKM di Kota Depok agar berinovasi sehingga dapat bertahan dalam menjalankan usahanya di tengah pandemi.
Salah satu inovasi yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototipe situs jual beli daring bernama DeRAJUT (Depok Rajut). Situs ini akan menjadi wadah jual beli khusus produk rajut pertama di Indonesia.
Baca juga: Hadapi Pandemi, Pengmas UI Dorong Milenial dan Pelaku UMKM di Depok Melek Teknologi
“Saya menangkap suatu kesamaan problem yang terdapat di kalangan produsen dan konsumen, yaitu tidak adanya suatu wadah khusus untuk berjejaring dan bertransaksi antar penikmat produk rajutan,” ungkap Co-Creator DeRAJUT Gracello Yeshua Davny B Turnip, dalam keterangannya. Selasa (28/12/2021).
Gracello melihat perajin menyambut prototipe ini dengan sangat antusias dan mengharapkan adanya kelanjutan pengembangan dari situs DeRAJUT.
“Saya senang sekali ketika melihat animo teman-teman perajin untuk mendukung pengembangan situs ini. Saya yakin bahwa fitur-fitur yang terdapat di DeRAJUT ini bisa membantu UMKM rajut di Kota Depok ini untuk melompat lebih jauh dan bahkan mungkin bisa mendunia. Kualitas produk UMKM rajut ini sudah sangat baik, karena itu DeRAJUT hadir menjembatani market dan creator,” katanya.
![Pengmas Vokasi UI Hadirkan Jejaring Khusus untuk Perajin Rajutan di Depok]()
Rahmi Setiawati selaku ketua pengmas mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang mengembangkan produk yang kreatif. Pelaku UKM diberi wadah marketplace untuk mengembangkan pemasaran produknya.
“Dampak program ini akan dapat dirasakan secara langsung manfaatnya, baik secara mikro yaitu peningkatan kemandirian dan kesejahteraan keluarga, dan secara makro mermberikan peningkatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” kata Ketua Program Studi Produksi Media Vokasi UI ini.
Menurut Rahmi, kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendekatan community development, akan menciptakan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para ibu rumah tangga dalam menghasilkan kreativitas dan produk unggulan, sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya.
![Pengmas Vokasi UI Hadirkan Jejaring Khusus untuk Perajin Rajutan di Depok]()
“Pada akhirnya, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini maka akan dapat mengembangkan potensi UKM, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan tidak hanya bagi pelaku (pemilik), tetapi juga membuka lapangan pekerjaan. Hal lain dapat juga menjadi sentra pendidikan bagi pelaku UKM bagi pengembangan usaha, yang juga merupakan representasi pembinaan dan pemberdayaan UKM di Depok,” tukasnya.
Sementara Camat Sukmajaya Ferry Birowo mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu semakin berkembangnya kelompok usaha kaum perempuan. Hal ini pada gilirannya menciptakan ketahanan ekonomi bagi keluarganya, khususnya di era pandemi bagaimana membuat warganya mampu menjadi wirausaha sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.
"Yang penting memiliki passion yang kuat dalam berwirausaha. Kuncinya adalah ketekunan dan kesabaran serta doa dalam menjalankan usaha," katanya.
Salah satu inovasi yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototipe situs jual beli daring bernama DeRAJUT (Depok Rajut). Situs ini akan menjadi wadah jual beli khusus produk rajut pertama di Indonesia.
Baca juga: Hadapi Pandemi, Pengmas UI Dorong Milenial dan Pelaku UMKM di Depok Melek Teknologi
“Saya menangkap suatu kesamaan problem yang terdapat di kalangan produsen dan konsumen, yaitu tidak adanya suatu wadah khusus untuk berjejaring dan bertransaksi antar penikmat produk rajutan,” ungkap Co-Creator DeRAJUT Gracello Yeshua Davny B Turnip, dalam keterangannya. Selasa (28/12/2021).
Gracello melihat perajin menyambut prototipe ini dengan sangat antusias dan mengharapkan adanya kelanjutan pengembangan dari situs DeRAJUT.
“Saya senang sekali ketika melihat animo teman-teman perajin untuk mendukung pengembangan situs ini. Saya yakin bahwa fitur-fitur yang terdapat di DeRAJUT ini bisa membantu UMKM rajut di Kota Depok ini untuk melompat lebih jauh dan bahkan mungkin bisa mendunia. Kualitas produk UMKM rajut ini sudah sangat baik, karena itu DeRAJUT hadir menjembatani market dan creator,” katanya.

Rahmi Setiawati selaku ketua pengmas mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang mengembangkan produk yang kreatif. Pelaku UKM diberi wadah marketplace untuk mengembangkan pemasaran produknya.
“Dampak program ini akan dapat dirasakan secara langsung manfaatnya, baik secara mikro yaitu peningkatan kemandirian dan kesejahteraan keluarga, dan secara makro mermberikan peningkatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” kata Ketua Program Studi Produksi Media Vokasi UI ini.
Menurut Rahmi, kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendekatan community development, akan menciptakan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para ibu rumah tangga dalam menghasilkan kreativitas dan produk unggulan, sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya.

“Pada akhirnya, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini maka akan dapat mengembangkan potensi UKM, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan tidak hanya bagi pelaku (pemilik), tetapi juga membuka lapangan pekerjaan. Hal lain dapat juga menjadi sentra pendidikan bagi pelaku UKM bagi pengembangan usaha, yang juga merupakan representasi pembinaan dan pemberdayaan UKM di Depok,” tukasnya.
Sementara Camat Sukmajaya Ferry Birowo mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu semakin berkembangnya kelompok usaha kaum perempuan. Hal ini pada gilirannya menciptakan ketahanan ekonomi bagi keluarganya, khususnya di era pandemi bagaimana membuat warganya mampu menjadi wirausaha sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.
"Yang penting memiliki passion yang kuat dalam berwirausaha. Kuncinya adalah ketekunan dan kesabaran serta doa dalam menjalankan usaha," katanya.
(thm)
Lihat Juga :