Ini Penampakan Kapal Tersapu Ombak hingga di Atap Rumah, Saksi Tragedi Tsunami Aceh 2004

Minggu, 26 Desember 2021 - 12:49 WIB
loading...
Ini Penampakan Kapal...
Kapal yang tersapu gelombang tsunami hingga nangkring di atas atap rumah warga di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Foto/iNews TV/Syukri Syarifuddin
A A A
BANDA ACEH - Situs tsunami kapal di atas rumah di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh ramai dikunjungi wisatawan. Lokasi ini menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana alam gempa bumi dan gelombang tsunami Aceh pada 2004 silam.

Ini Penampakan Kapal Tersapu Ombak hingga di Atap Rumah, Saksi Tragedi Tsunami Aceh 2004

Kapal lampulo atau yang lebih dikenal kapal di atas rumah warga, merupakan satu dari sekian banyak situs tsunami aceh. Kapal ini kini diabadikan menjadi sebuah objek wisata sejarah dengan keunikan tersendiri yang mampu menarik minat wisatawan.

Baca juga: Mengenang Gempa dan Gelombang Tsunami 26 Desember, Nelayan di Aceh Pantang Melaut

Tempat wisata kapal lampulo ini unik dan tidak ditemukan objek wisata lainnya di Banda Aceh.

Kapal yang tersangkut di atas rumah ini menjadi saksi bisu tragedi tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam yang menelan ratusan ribu jiwa.

Kapal lampulo milik nelayan itu memiliki panjang sekitar 25 meter dan berat yang mencapai 65 ton. Daya tarik bagi wisatawan terletak pada kapal yang seolah tersangkut di atas rumah milik warga.



"Ini merupakan bukti kekuasaan Allah, kapal bisa sampai naik di atas rumah apalagi lautnya jauh," kata Amris Simatupang, salah satu pengunjung, Minggu (26/12/2021).

Baca juga: Kisah Cut Meyriska Selamat dari Tsunami Aceh, Sempat Makan Mie Pakai Air Laut

Untuk sampai ke lokasi objek wisata kapal atas rumah tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit dari pusat Kota Banda Aceh dengan menggunakan kendaraan pribadi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved