Merananya Guru Honorer, Tak Dapat Bantuan Hingga Cari Wifi Gratis Demi Siswa
Kamis, 23 April 2020 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Tidak kehabisan akal, para guru honorer ini pun memanfaatkan Balai Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto untuk memulai aktivitas mengajarnya.
Bukan tanpa alasan, lokasi ini dipilih para guru SMKN Kemlagi untuk mengajar muridnya dengan aplikasi zoom, karena memiliki wifi gratis. Tugas mulia para guru honorer ini dilakukan setiap hari sesuai dengan mata pelajaran di sekolah.
“Kalau online terus memberatkan karena secara otomatis biaya kita keluarkan dari biaya sendiri. Kita tanggung sendiri, mungkin tidak hanya guru saja, siswa juga ikut berkeluh kesah. Terkadang kalau tidak punya pulsa ya kita cari wifi gratis supaya sedikit banyak membantu kita sehari-hari. Kalau kirim pelajaran sesuai dengan jam pelajaran, ndak mungkin kita tiap hari online,” tandas Hadi Subagyo.
Menurut Hadi, sesuai dengan SK Gubernur, honor dari sekolah tergantung dari sekolah masing-masing. Per jam ada yang menerima Rp25.000 sampai Rp30.000 sesuai dengan jam mengajar. Di Kabupaten Mojokerto, ada sekitar 800 tenaga honorer di berbagai sekolah.
“Perminggu ada yang 15 ada yang 20 jam kerja. Harapan kita, pemerintah ada perhatian kepada kami para honorer agar tidak dikesampingkan,” ujarnya.
Bukan tanpa alasan, lokasi ini dipilih para guru SMKN Kemlagi untuk mengajar muridnya dengan aplikasi zoom, karena memiliki wifi gratis. Tugas mulia para guru honorer ini dilakukan setiap hari sesuai dengan mata pelajaran di sekolah.
“Kalau online terus memberatkan karena secara otomatis biaya kita keluarkan dari biaya sendiri. Kita tanggung sendiri, mungkin tidak hanya guru saja, siswa juga ikut berkeluh kesah. Terkadang kalau tidak punya pulsa ya kita cari wifi gratis supaya sedikit banyak membantu kita sehari-hari. Kalau kirim pelajaran sesuai dengan jam pelajaran, ndak mungkin kita tiap hari online,” tandas Hadi Subagyo.
Menurut Hadi, sesuai dengan SK Gubernur, honor dari sekolah tergantung dari sekolah masing-masing. Per jam ada yang menerima Rp25.000 sampai Rp30.000 sesuai dengan jam mengajar. Di Kabupaten Mojokerto, ada sekitar 800 tenaga honorer di berbagai sekolah.
“Perminggu ada yang 15 ada yang 20 jam kerja. Harapan kita, pemerintah ada perhatian kepada kami para honorer agar tidak dikesampingkan,” ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :