Sebut Bandar Narkoba Tasikmalaya Bohong, Kalapas Banceuy Tantang Tunjuk Pemasok Sabu

Selasa, 09 Juni 2020 - 10:41 WIB
loading...
Sebut Bandar Narkoba...
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Banceuy Tri Saptono Sambudji. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Banceuy Tri Saptono Sambudji mengatakan, keterangan pasangan suami istri bandar sabu-sabu Kota Tasikmalaya tidak benar alias bohong. Bahkan menurut Sambudi, keterangan mereka yang mengatakan mendapat pasokan sabu-sabu dari Lapas Banceuy sangat mendeskreditkan kinerja petugas lapas.

"Selama pandemi (COVID-19) ini, kami menerapkan besuk online, pakai video call. Jadi, tidak ada orang luar yang bisa keluar masuk lapas. Suplai atau pasokan itu kan artinya, barang dari dalam lapas dibawa keluar. Sangat tidak mungkin ada barang bisa keluar dan masuk ke Lapas Banceuy," kata Sambudji kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020).

Sambudi menerangkan, selama ini para petugas telah berkomitmen untuk menciptakan Lapas Banceuy bersih dari narkoba (bersinar). Memang dalam prosesnya, ada penindakan atau penggagalan upaya penyelundupan narkoba dari luar ke dalam lapas.(Baca juga; Pasutri Bandar Sabu Kota Tasikmalaya Dapat Kiriman dari Lapas Banceuy )

"Dalam dua bulan terakhir kami sudah menggagalkan tiga empat kali upaya pelemparan narkoba dari luar. Ini wujud komitmen kami untuk membuat Lapas Banceuy Bersinar," ujar Sambudji.

Bahkan, kata Kalapas, jika ada petugas yang "bermain", jajaran Lapas Banceuy tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) soal ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kampung Narkoba di Samarinda...
Kampung Narkoba di Samarinda Dijaga ‘Sniper’ hingga Kode Khusus
Apartemen di Kelapa...
Apartemen di Kelapa Gading Dijadikan Gudang Sabu 29,4 Kg, 2 Orang Dibekuk
Residivis di Makassar...
Residivis di Makassar Kendalikan Sabu Rp9 Miliar
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Lingkar Gentong Sudah Berakhir
H+3 Lebaran 2026, Arus...
H+3 Lebaran 2026, Arus Balik Menuju Lingkar Gentong Macet 10 Kilometer
Hari Kedua Lebaran,...
Hari Kedua Lebaran, Polres Tasikmalaya Berlakukan One Way 2 Kali di Pagi dan Siang
Bareskrim Gagalkan Peredaran...
Bareskrim Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi Jaringan Internasional Rp72 Miliar
Lolos dari Hukuman Mati,...
Lolos dari Hukuman Mati, ABK Fandi Divonis 5 Tahun Penjara
Orang Tua ABK Fandi...
Orang Tua ABK Fandi Ramadhan ke Komisi III DPR: Saya Mohon Anak Saya Diberi Keadilan
Rekomendasi
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved