Gelar Ekosistem Ekonomi Digital, Dinas Pariwisata Banten: Konten Kreator Bisa Promosikan Wisata
Jum'at, 17 Desember 2021 - 21:57 WIB
loading...
Gawekute Institute bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi menggelar Meet Up Content Creator Banten bertema Ekosistem Ekonomi Digital pada Jumat (17/12/2021).(Ist)
A
A
A
SERANG - Gawekute Institute bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi menggelar Meet Up Content Creator Banten bertema Ekosistem Ekonomi Digital pada Jumat (17/12/2021). Tema tersebut diangkat mengingat semakin banyaknya pengguna internet, media sosial dan pergeseran trend ekonomi ke platform digital.
Sebagaimana diketahui, Gawekute Institute merupakan sebuah lembaga riset beranggotakan pemuda-pemudi asal Banten yang memiliki tujuan membangun ekonomi dan budaya Provinsi Banten menjadi lebih baik.
Direktur Gawekuta Institute, Abdul Muiz Sutaji mengatakan, nama lembaga riset ini berasal dari kata yang diucapkan oleh Sultan Maulana saat membangun keraton. Sebagai pengingat maka digunakan kata "Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis" yang artinya "Membangun kota dan benteng dari bata dan karang".
"Kami berharap Gawekute menjadi jembatan pengetahuan dan strategi yang valid di Banten. Lembaga ini diharapkan bisa memberi kontribusi di masa depan," katanya.
Terkait ekosistem ekonomi digital, sambungnya, separuh kegiatan ekonomi di Banten sudah beranjak ke sistem digital. Sehingga menjadi kebutuhan dan akan berdampingan di kehidupan dengan seluruh transaksi ekonomi orientasi masa depan, dalam hal ini salah satu yang menjadi pelakunya adalah konten kreator.
Konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengutamakan kreativitas dan informasi. Konsep dari ekonomi kreatif ini mengedepankan sumber daya manusia yang memiliki ide dan pengetahuan yang digunakan sebagai faktor utama dalam produksi. Kami berharap pertemuan ini bisa memberikan banyak ide," ungkap Abdul Muiz.
Sebagaimana diketahui, Gawekute Institute merupakan sebuah lembaga riset beranggotakan pemuda-pemudi asal Banten yang memiliki tujuan membangun ekonomi dan budaya Provinsi Banten menjadi lebih baik.
Direktur Gawekuta Institute, Abdul Muiz Sutaji mengatakan, nama lembaga riset ini berasal dari kata yang diucapkan oleh Sultan Maulana saat membangun keraton. Sebagai pengingat maka digunakan kata "Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis" yang artinya "Membangun kota dan benteng dari bata dan karang".
"Kami berharap Gawekute menjadi jembatan pengetahuan dan strategi yang valid di Banten. Lembaga ini diharapkan bisa memberi kontribusi di masa depan," katanya.
Terkait ekosistem ekonomi digital, sambungnya, separuh kegiatan ekonomi di Banten sudah beranjak ke sistem digital. Sehingga menjadi kebutuhan dan akan berdampingan di kehidupan dengan seluruh transaksi ekonomi orientasi masa depan, dalam hal ini salah satu yang menjadi pelakunya adalah konten kreator.
Konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengutamakan kreativitas dan informasi. Konsep dari ekonomi kreatif ini mengedepankan sumber daya manusia yang memiliki ide dan pengetahuan yang digunakan sebagai faktor utama dalam produksi. Kami berharap pertemuan ini bisa memberikan banyak ide," ungkap Abdul Muiz.
Lihat Juga :