Timbulkan Titik Kemacetan Baru, Ganjil Genap di Jalan Margonda Depok Dihentikan
Jum'at, 17 Desember 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Sementara waktu untuk mengatasi kemacetan di Jalan Margonda nanti akan dilakukan dengan alternatif lain. Yaitu melakukan penertiban parkir liar dan memasang rambu-rambu. Baca: Polisi Tegaskan Uji Coba Ganjil Genap di Margonda hanya untuk Roda 4
“Infrastruktur jalan kan memang saat ini Jalan Margonda ini jumlah kendaraan yang lewat kan cukup tinggi sehingga sering terjadi kemacetan, sambil berjalan lah pasti ditingkatkan lagi. Pada minggu kedua kita lihat juga hasilnya seperti itu, datanya melihat di ganjil genap itu di dalam daerah kawasan ganjil genap bagus, tapi dampak jalan alternatif berkurang,” paparnya.
Ditanya lebih lanjut, Jhoni mengungkapkan, bisa saja ganjil genap nantinya diterapkan lain waktu. Tetapi untuk sementara memang uji coba dihentikan berdasarkan hasil evaluasi. “Bukan tidak akan diterapkan. Karena mana tahu di bulan atau di tahun depan dilaksanakan. Tidak ada bahasa tidak diterapkan. Untuk evaluasi sementara untuk meningkatkan dengan cara lain atau dengan upaya upaya seperti menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Margonda. Harapannya masyarakat mematuhi petugas di lapangan, mematuhi peraturan lalu lintas, jangan parkir sembarangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan uji coba ganjil genap bertujuan mengurangi mobilitas warga berkaitan dengan akan diberlakukan PPKM Level 3 skala nasional yang diatur dalam Inmendagri Nomor 63 tahun 2021. Mengingat setiap akhir pekan, kawasan Jalan Margonda selalu terjadi kepadatan.
Sehingga untuk mengurangi beban jalan tersebut dilakukan sistem ganjil genap. Kendati uji coba dihentikan dan seluruh kendaraan tetap bisa melintas di Jalan Margonda, namun warga tetap diimbau untuk terus menerapkan dan patuh pada protokol kesehatan 5M. Terlebih saat ini sudah muncul varian baru yaitu Omicron sehingga prokes tetap harus diterapkan.
“Infrastruktur jalan kan memang saat ini Jalan Margonda ini jumlah kendaraan yang lewat kan cukup tinggi sehingga sering terjadi kemacetan, sambil berjalan lah pasti ditingkatkan lagi. Pada minggu kedua kita lihat juga hasilnya seperti itu, datanya melihat di ganjil genap itu di dalam daerah kawasan ganjil genap bagus, tapi dampak jalan alternatif berkurang,” paparnya.
Ditanya lebih lanjut, Jhoni mengungkapkan, bisa saja ganjil genap nantinya diterapkan lain waktu. Tetapi untuk sementara memang uji coba dihentikan berdasarkan hasil evaluasi. “Bukan tidak akan diterapkan. Karena mana tahu di bulan atau di tahun depan dilaksanakan. Tidak ada bahasa tidak diterapkan. Untuk evaluasi sementara untuk meningkatkan dengan cara lain atau dengan upaya upaya seperti menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Margonda. Harapannya masyarakat mematuhi petugas di lapangan, mematuhi peraturan lalu lintas, jangan parkir sembarangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan uji coba ganjil genap bertujuan mengurangi mobilitas warga berkaitan dengan akan diberlakukan PPKM Level 3 skala nasional yang diatur dalam Inmendagri Nomor 63 tahun 2021. Mengingat setiap akhir pekan, kawasan Jalan Margonda selalu terjadi kepadatan.
Sehingga untuk mengurangi beban jalan tersebut dilakukan sistem ganjil genap. Kendati uji coba dihentikan dan seluruh kendaraan tetap bisa melintas di Jalan Margonda, namun warga tetap diimbau untuk terus menerapkan dan patuh pada protokol kesehatan 5M. Terlebih saat ini sudah muncul varian baru yaitu Omicron sehingga prokes tetap harus diterapkan.
(hab)
Lihat Juga :