Ngeri! Pipa Gas NSA Mengambang di Sungai Partongguran Simalungun
Jum'at, 17 Desember 2021 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rapat dengan pihak Pertagas, Muspika Kecamatan Bosar Maligas dan masarakat, PSDA memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan Pertagas tanpa sepengetahuan pihaknya. Artinya tidak memiliki izin dalam pembuatan bronjong di sungai aktif. Baca juga: Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Surabaya-Jombang, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
"Kita juga minta kepada Kapolda Sumut untuk melakukan penyelidikan dan memanggil pihak Pertagas serta pihak pemerintah yang melakukan pembiaran atas kelalaian PT. Pertagas," tegas Sofiyan.
Domu Sianturi, juga tokoh masyarakat mengatakan, persoalan ini harus ditangani oleh aparat penegak hukum (APH). Aktivitas PT. Pertagas, menurutnya, harus dihentikan. "Warga masyarakat khawatir sewaktu-waktu pipa gas yang melintas di alur sungai partongguran putus diterjang air berpotensi meledak dan meracuni masyarakat sekitar," ujarnya.
Panghulu Sei Mangke, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun Jumarno mengatakan, pihaknya berharap PT. Pertagas memperbaiki pipa yang melintang agar masyarakat Nagori Sai Mangke dan Masyarakat Nagori Timbaan tidak lagi cemas.
Ditanya izin pemasangan pipa pembangunan Notheam Sumatera Area oleh PT Pertagasdirinya, Jumarno mengangku tidak mengetahui. "Karena saya menjabat sebagai Pangulu baru di tahun 2019, sedangkan pembangunan PT. Pertagas itu sejak tahun 2015," ujar Jumarno.
"Kita juga minta kepada Kapolda Sumut untuk melakukan penyelidikan dan memanggil pihak Pertagas serta pihak pemerintah yang melakukan pembiaran atas kelalaian PT. Pertagas," tegas Sofiyan.
Domu Sianturi, juga tokoh masyarakat mengatakan, persoalan ini harus ditangani oleh aparat penegak hukum (APH). Aktivitas PT. Pertagas, menurutnya, harus dihentikan. "Warga masyarakat khawatir sewaktu-waktu pipa gas yang melintas di alur sungai partongguran putus diterjang air berpotensi meledak dan meracuni masyarakat sekitar," ujarnya.
Panghulu Sei Mangke, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun Jumarno mengatakan, pihaknya berharap PT. Pertagas memperbaiki pipa yang melintang agar masyarakat Nagori Sai Mangke dan Masyarakat Nagori Timbaan tidak lagi cemas.
Ditanya izin pemasangan pipa pembangunan Notheam Sumatera Area oleh PT Pertagasdirinya, Jumarno mengangku tidak mengetahui. "Karena saya menjabat sebagai Pangulu baru di tahun 2019, sedangkan pembangunan PT. Pertagas itu sejak tahun 2015," ujar Jumarno.
(don)
Lihat Juga :