Dituduh Terlibat Terorisme, Munarman Ungkap 3 Motif Penjarakan Dirinya

Rabu, 15 Desember 2021 - 18:31 WIB
loading...
Dituduh Terlibat Terorisme,...
Mantan Sekretaris FPI Munarman. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Sekretaris FPI Munarman mengungkap 3 motif yang menjeratnya dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme . Tidak lain mencegah usaha barisan Habib Rizieq Shihab dalam mengusut tewasnya 6 Laskar FPI.

Dia menilai dugaan terorisme tidak tepat dan cacat hukum karena tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus tersebut sarat fitnah dan rekayasa. "Ada tiga motif untuk memenjarakan saya. Pertama, menghalangi advokasi hukum internasional terhadap peristiwa pembunuhan 6 pengawal Habib Rizieq," ujar Munarman saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (15/12/2021).
Baca juga: Mondar-mandir saat Sidang Munarman, Polisi Amankan 2 Pria Pengendara Mobil Pelat RFP

Alasan kedua pihak yang disebut Munarman sebagai komplotan power full hendak memenjarakan dirinya yakni memuluskan jalannya Pemilu 2024 supaya tidak ada kekacauan dan semua tujuan komplotan power full itu tercapai. "Kedua sebagai upaya mencegah saya untuk berpartisipasi dalam proses Pemilu 2024," katanya.

Alasan ketiga, komplotan power pull sangat dengki dengan umat Islam di bawah panji Habib Rizieq Shihab. Ketakutan itu lantas membuat komplotan itu memberangus dan membasmi satu persatu pentolan ormas FPI. "Yang ketiga adanya kebencian yang mendalam secara ideologis terhadap Islam sehingga suara kritis dan aspirasi dari umat Islam dibungkam melalui serangkaian rekayasa yang sedemikian rupa," ujarnya.
Baca juga: Singgung Kematian 6 Laskar FPI, Munarman : Saya Jadi Target

Munarman mengaskan anggapan komplotan power full tersebut sudah salah kaprah. Perbuatan mereka dengan mengandangkan pentolan FPI didasari atas kehausan dan kegilaan terhadap duniawi. "Padahal terbesit dalam pikiran pun tidak ada apalagi rencana menjadi pesaing mereka dalam kontestasi politik. Namun, komplotan itu karena sudah sangat mencintai kehidupan dunia, maka secara psikologi sudah menjadi seperti Firaun yang ketakutan kekuasaannya hilang hingga memerintahkan pembunuhan terhadap bayi-bayi Bani Israil dan memfitnah Nabi Musa AS sebagai orang yang memecah belah bangsa," ungkapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Rekomendasi
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved