Dosen di Makassar Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah

Selasa, 14 Desember 2021 - 20:57 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, dari informasi yang diterima, korban mengendarai mobil agak di tengah ketika para pengantar jenazah ini melintas. Diduga, korban dianggap menghalangi jalan pengantar jenazah. " Pengantar jenazah ini tersinggung. Akhirnya ramai-ramai melakukan itu (penganiayaan dan pengrusakan)," ucapnya.

Baca juga:Rombongan Pengantar Jenazah Rusak Truk dan Pukul Sopir

Saharuddin mengutarakan, para pelaku ditaksir lebih dari 20 orang. Ia berjanji, setelah menerima laporan resmi dari korban, pihaknya akan bergerak melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. "Kita kenakan Pasal 170 KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama-sama. Ancaman hukuman di atas lima tahun," ungkapnya.

Dia meminta masyarakat yang tengah mengantar jenazah ke pemakaman agar lebih menghargai pengguna jalan lain; tidak kebut-kebutan, tidak terburu-buru dan tidak mengganggu pengendara lainnya. "Sebaiknya melapor ke Polsek kalau mau dikawal. Insyaallah kita siap. Jika ada masyarakat yang sedang kedukaan dan meminta pengawalan," tukasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar , AKP Lando menyebutkan, korban merupakan warga Kompeks Dosen Unhas Kecamatan Tamalanrea yang baru pulang mengajar di Kampus ATIM Jalan Sunu. Korban bergerak dari arah utara menuju selatan dan berpapasan dengan rombongan pengantar jenazah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Mantan ART Gugat Erin...
Mantan ART Gugat Erin Wartia Rp1 Miliar, Ungkap Alasan di Baliknya
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved