Banjir Rob di Kampung Japat, Barang Dagangan Hanyut dan Perabotan Rusak
Senin, 13 Desember 2021 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Maman (19) salah seorang pedagang mi di lokasi tersebut mengaku tidak bisa berjualan pascaditerjang banjir rob.
"Ini harus beli perabotan lagi mulai dari tabung gas, kompor, dan sejumlah mangkok yang hanyut saat banjir rob kemarin," kata Maman.
Ia berharap agar banjir tersebut tidak kembali terulang. Pasalnya akan membuat warga yang hidupnya serba pas-pasan akan semakin sulit untuk bertahan.
"Kalau bisa jangan banjir rob lagi, karena dampaknya sangat membuat sulit warga," lanjut Maman.
Ketua FKDM Kelurahan Ancol Fanatagama (53) menyebutkan, rata-rata kerugian warga berkisar jutaan pasalnya seluruh perabotan rumah tangga dan elektronik rusak.
"Semua habis ya ada yang rusak tidak bisa dipakai ada juga yang harus diperbaiki. Mulai dari kasur, lemari, kulkas, mesin cuci, dan tentunya banyak barang yang hanyut karena terbawa banjir rob," ungkap Fanatagama.
Ia menyebutkan banjir rob terjadi dua kali, hari pertama yakni Sabtu 4 Desember 2021. Kemudian hari kedua pada Selasa 7 Desember 2021.
"Ini harus beli perabotan lagi mulai dari tabung gas, kompor, dan sejumlah mangkok yang hanyut saat banjir rob kemarin," kata Maman.
Ia berharap agar banjir tersebut tidak kembali terulang. Pasalnya akan membuat warga yang hidupnya serba pas-pasan akan semakin sulit untuk bertahan.
"Kalau bisa jangan banjir rob lagi, karena dampaknya sangat membuat sulit warga," lanjut Maman.
Ketua FKDM Kelurahan Ancol Fanatagama (53) menyebutkan, rata-rata kerugian warga berkisar jutaan pasalnya seluruh perabotan rumah tangga dan elektronik rusak.
"Semua habis ya ada yang rusak tidak bisa dipakai ada juga yang harus diperbaiki. Mulai dari kasur, lemari, kulkas, mesin cuci, dan tentunya banyak barang yang hanyut karena terbawa banjir rob," ungkap Fanatagama.
Ia menyebutkan banjir rob terjadi dua kali, hari pertama yakni Sabtu 4 Desember 2021. Kemudian hari kedua pada Selasa 7 Desember 2021.
Lihat Juga :