Ada Bukaan Baru Aliran Lava di Puncak Gunung Semeru, Begini Penampakannya
Sabtu, 11 Desember 2021 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Dalam siaran persnya, Rokhis menyebut, Gunung Semeru mengalami perubahan bentuk di wilayah kawah hingga lereng di bagian tenggara. Menurut citra satelit USGS, bukaan baru aliran lava itu tercatat sepanjang 710 meter ,dengan lebar 110 meter.
"Bukaan baru aliran lava tersebut, terjadi akibat adanya aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021). Aktivitas vulkanik itu juga telah menyebabkan kerusakan lahan dengan luasan mencapai 2.417,2 hektare," ujar Rokhis.
![Ada Bukaan Baru Aliran Lava di Puncak Gunung Semeru, Begini Penampakannya]()
Adapun rincian luas kerusakan lahan meliputi hutan 909,8 hektare, lahan terbuka 764,5 hektare, hutan sekunder 243,1 hektare, lahan pertanian 161,5 hektare, ladang 161,2 hektare, perkebunan 77,9 hektare, permukiman 67,8 hektar, semak belukar 20,9 hektare, dan tubuh air 10,4 hektare.
Sementara, dalam siaran pers tertulisnya, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengimbau seluruh masyarakat di sekitar wilayah Gunung Semeru, lebih waspada untuk mengantisipasi adanya potensi dampak bencana susulan.
"Informasi prakiraan cuaca dari BMKG mengenai hujan sedang hingga lebat, dan adanya perubahan morfologi dari kawah Gunung Semeru, maka BNPB meminta kepada masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana susulan," terangnya.
Baca juga: Digerebek Warga, ASN Ini Ternyata Hendak Setubuhi Pendamping PKH Selingkuhannya Saat Salat Jumat
"Bukaan baru aliran lava tersebut, terjadi akibat adanya aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021). Aktivitas vulkanik itu juga telah menyebabkan kerusakan lahan dengan luasan mencapai 2.417,2 hektare," ujar Rokhis.

Adapun rincian luas kerusakan lahan meliputi hutan 909,8 hektare, lahan terbuka 764,5 hektare, hutan sekunder 243,1 hektare, lahan pertanian 161,5 hektare, ladang 161,2 hektare, perkebunan 77,9 hektare, permukiman 67,8 hektar, semak belukar 20,9 hektare, dan tubuh air 10,4 hektare.
Sementara, dalam siaran pers tertulisnya, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengimbau seluruh masyarakat di sekitar wilayah Gunung Semeru, lebih waspada untuk mengantisipasi adanya potensi dampak bencana susulan.
"Informasi prakiraan cuaca dari BMKG mengenai hujan sedang hingga lebat, dan adanya perubahan morfologi dari kawah Gunung Semeru, maka BNPB meminta kepada masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana susulan," terangnya.
Baca juga: Digerebek Warga, ASN Ini Ternyata Hendak Setubuhi Pendamping PKH Selingkuhannya Saat Salat Jumat
Lihat Juga :