Urus Dokumen Kependudukan, Warga Maros Abaikan Social Distancing

Senin, 08 Juni 2020 - 15:36 WIB
loading...
Urus Dokumen Kependudukan,...
Antrean warga di kantor Dinas Catatan Sipil Maros untuk mengurus dokumen kependudukan. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Kantor Dinas Catatan Sipil Maros , langsung diserbu warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan, setelah pelayanan di kantor tersebut dibuka karena Maros sudah mulai menerapkan new normal hari ini, (08/06/2020).

Namun antrean warga mengabaikan social distancing, sebagai salah satu protokol untuk memutus penyebaran vabah Virus Corona yang saat ini masih ada.

Meski petugas terus mengimbau warga untuk memperhatikan protokol kesehatan seperti jaga jarak saat mengantre, namun warga seolah tidak peduli dan tetap berdesakan saat masuk ke pintu pelayanan. Karena banyaknya warga, mereka khawatir tak bisa terlayani di hari itu juga.

Baca Juga: Sambut New Normal, Dinas Kesehatan Maros Bagikan Thermogun ke OPD

“Saya dari jam 7 sudah ada di sini pak. Iya karena kan takut kalau harus kembali lagi ke rumah tanpa dilayani karena banyak sekali orang. Ini untuk kebutuhan anak mau daftar sekolah karena memang syaratnya begitu,” kata seorang warga, Wati.

Kepala Dinas Dukcapil, Eldrin Saleh mengatakan, warga ini datang sejak dibukannya pendaftaran calon siswa baru di setiap tingkatan sekolah yang tetap menggunakan system zonasi. Salah satu syaratnya adalah data kependudukan sesuai wilayah yang ditentukan.

“Nah ini juga yang sulit dihindarkan, banyak warga yang butuh karena untuk pendaftaran sekolah dan juga kuliah. Kalau tidak salah sejak tanggal 2 Juni kemarin kalau pendaftaran sekolah itu dibuka sampai tanggal 20 Juni,” kata dia.

Selain untuk kebutuhan pendaftaran sekolah, membludaknya warga itu disebabkan adanya target dari pemerintah pusat untuk segera merampungkan data kependudukan yang sempat tertunda karena tidak adanya blanko e-KTP dan juga Kartu Kelaurga sejak beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Kabar Baik! Sudah 44 Pasien Covid-19 di Maros Dinyatakan Sembuh

“Dari Dirjen ke seluruh Disdukcapil itu kita ditarget 4 Juni kemarin untuk dirampungkan. Tahun lalu kan banyak yang tertunda karena blanko. Jadi warga yang hanya punya surat keterangan (Suket) itu segera ganti di KTP. Begitupun yang sudah perekaman tapi belum sempat terprint KTP-nya,” lanjutnya.

Dari target sekitar 9.871 warga yang mengantongi suket yang harus digantikan dengan KTP elektronik, Disdukcapil saat ini sudah merampungkan 8.762 dokumen. Sementara untuk data Print Ready Record (PRR) atau warga yang sudah perekaman namun belum punya KTP sebanyak 3 ribuan, tersisa hanya seribu orang yang belum terlayani.

“Yah sudah lebih dari 80 persen yang kita rampungkan. Saat ini memang tinggal sisanya saja. Kemarin-kemarin itu yang paling banyak karena kan memang kita juga imbau ke desa dan kelurahan agar warganya datang ke sini,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi warga berdesak-desakan, petugaspun akhirnya memberlakukan tiga jalur pelayanan di depan pintu masuk. Namun meski sudah diatur dan diberikan pembatas dengan tali, warga yang antre tetap saja banyak yang berdesak-desakan.

“Iya kita buat tiga jalur biar tidak terlalu Panjang antreannya. Terus kita tempatkan petugas di sana untuk mengatur agar mereka tetap jaga jarak. Tapi tetap saja berdesakan karena memang banyak orang yang datang bersamaan,” terangnya.

Rencananya, Disdukcapil akan lebih ketat memberlakukan pelayanan bagi warga saat mengantre dengan ikut melibatkan petugas Satpol PP. Bagi warga yang tidak mau mengikuti prosedur protokol Kesehatan tidak akan diberikan pelayanan.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjen Dukcapil Kemendagri...
Ditjen Dukcapil Kemendagri Percepat Pemulihan Layanan Adminduk di Aceh
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Dokumen CIA Prediksi...
Dokumen CIA Prediksi Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved