Marak Penjarahan Barang Pengungsi Gunung Semeru, Pintu Masuk Lokasi Bencana Dijaga Ketat
Jum'at, 10 Desember 2021 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Seperti yang diungkapkan Tukiran, warga Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Ia mengaku kehilangan lima ekor kambing yang ada di kandang belakang rumahnya. "Sebenarnya ada enam ekor, tapi yang satu ekor mati," kata Tukiran, Jumat (10/12/2021).
Ia yakin jika lima ekor kambing usia dewasanya itu hilang. Lantaran, di hari pertama pasca erupsi, ia masih melihat kelima kambingnya itu masih hidup dan berada di dalam kandang. "Besoknya sudah tidak ada. Kalau dihargai per ekor Rp2 juta, sudah Rp10 juta saya rugi," tandasnya.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus Lagi! Relawan Panik Berlarian Menyelamatkan Diri
Ia belum memastikan barang berharga miliknya apa saja yang hilang. Karena sejauh ini, ia belum berhasil menemukan seluruh barang berharga di rumahnya yang dalam kondisi rusak parah itu.
Ia hanya berharap, keamanan dijaga lebih ketat agar tak ada lagi kasus penjarahan. "Belum tahu apa saja yang hilang. Yang jelas lima ekor kambing. Ayam juga nggak ada," pungkasnya.
Ia yakin jika lima ekor kambing usia dewasanya itu hilang. Lantaran, di hari pertama pasca erupsi, ia masih melihat kelima kambingnya itu masih hidup dan berada di dalam kandang. "Besoknya sudah tidak ada. Kalau dihargai per ekor Rp2 juta, sudah Rp10 juta saya rugi," tandasnya.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus Lagi! Relawan Panik Berlarian Menyelamatkan Diri
Ia belum memastikan barang berharga miliknya apa saja yang hilang. Karena sejauh ini, ia belum berhasil menemukan seluruh barang berharga di rumahnya yang dalam kondisi rusak parah itu.
Ia hanya berharap, keamanan dijaga lebih ketat agar tak ada lagi kasus penjarahan. "Belum tahu apa saja yang hilang. Yang jelas lima ekor kambing. Ayam juga nggak ada," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :