Beberapa Minggu ke Depan Pasien Covid di Sulsel Diprediksi Turun

Senin, 08 Juni 2020 - 15:06 WIB
loading...
Beberapa Minggu ke Depan...
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah, menegaskan, strategi dan program dalam penanganan Covid-19 terus dilakukan
A A A
MAKASSAR - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah, menegaskan, strategi dan program dalam penanganan Covid-19 terus dilakukan dengan bersinergi dengan Forkopimda, di antaranya Sulsel salah satu daerah yang melaksanakan PSBB di wilayah epicentrum Makassar dan Gowa, karantina terpusat OTG dan ODP melalui Program Wisata Duta Covid-19, screening di pintu masuk untuk pelaku perjalanan dan tindak lanjut karantina jika Rapid Diagnostic Test (RDT) positif, screening massal di pasar dan untuk populasi berisiko lainnya, memusatkan pelayanan kesehatan dan penanganan Covid-19 di lima rumah sakit.

Gubernur Nurdin Abdullah menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat, Doni Monardo bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.di Posko Gugus Tugas Covid-19 Sulsel di Balai Manunggal Makassar, Minggu (7/6/2020).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku untuk mempercepat proses penyembuhan maka disiapkan makanan bergizi, pengembangan layanan rumah sakit dengan menambah kapasitas tempat tidur, meningkatkan kapasitas specimen laboratorium dari 350 menjadi 800 spesimen per hari, serta mengatur alur rujukan RS bagi pasien Covid-19.

"Upaya percepatan penyembuhan baik dalam program Wisata Covid-19 maupun perawatan RS maka disiapkan makanan bergizi yang dipantau oleh ahli gizi, mengembangkan layanan rumah sakit dengan menambah kapasitas tempat tidur melalui anggaran APBD provinsi, meningkatkan kapasitas specimen laboratorium dari 350 menjadi 800 spesimen per hari dengan menambah jumlah laboratorium pemeriksa dari tiga menjadi tujuh lab, mengatur alur rujukan RS bagi pasien covid-19 dengan menempatkan tiga RSUD sebagai RS rujukan pertama dan RS wahidin dan RS Unhas sebagai RS rujukan utam," ungkap Nurdin.

Nurdin Abdullah menyebutkan tim gugus tugas juga melakukan Massive Tracing, Intensive Testing dan Edukasi Aktif yang diistilahkan dengan TRISULA atau Tiga Upaya Pengendalian Covid Sulawesi Selatan.

"Tim Gugus bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah melakukan Massive Tracing, Intensive Testing dan Edukasi Aktif yang diistilahkan dengan TRISULA atau Tiga Upaya Pengendalian Covid Sulawesi Selatan. Untuk memisahkan yang sakit dan yang sehat, mencegah ODP menjadi PDP atau gejala ringan menjadi gejala berat karena pemantauan kesehatan yang lebih baik," sebutnya.

Nurdin menambahkan salah satu bagian dari program Wisata Covid-19 adalah membentuk Duta Covid-19 sebagai edukator di masyarakat. "Dalam Program ini ada banyak kegiatan produktif yang dirancang untuk peserta misalnya, melakukan olahraga rutin setiap pagi, menyediakan nutrisi optimal, dukungan psikososial, pemantauan kesehatan dan pemeriksaan laboratorium.serta tidak kalah penting kelas edukasi untuk menyiapkan peserta menjadi Duta Covid-19, ini sebagai bentuk pemberdayaan dalam mengedukasi masyarakat dalam pencegahan Covid-19 pada saat mereka sudah kembali ke lingkungan masin-masing," tambahnya

"Melalui kerja sama dan sinergi yang baik dengan jajaran Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota dan seluruh elemen masyarakat maka penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan bisa dikendalikan, dilihat dari angka Reproduksi (Rt) Sulawesi Selatan saat ini adalah dibawah 1 artinya dalam 14 hari ini sudah banyak intervensi yang dilakukan secara baik," tutupnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Manardo mengatakan ada tiga jenis penyakit penyerta (komorbid) yang resikonya sangat tinggi di Sulsel apabila terkena virus corona, yakni diabetes melitus, hipertensi dan jantung.

"Respon dari apa yang dipaparkan gubernur dan pakar epidemologi Unhas serta dengan data ini diharapkan warga Sulawesi-Selatan yang menderita penyakit diabetes, hipertensi dan jantung betul-betul menjaga diri untuk tidak melakukan aktvitas bertemu banyak orang di luar, kalau tidak penting tidak usah keluar," sebutnya.

Ia juga menekan agar masyarakat selalu mengontrol tangan, karena salah satu penularan yang paling besar sumbernya adalah lewat tangan. Imunitas juga dijaga. Ketika terpapar bisa terinfeksi dan ketikan imunitas tidak bagus dan bisa sakit.

"Kalau kita punya komorbid maka resikonya fatal. Oleh karenanya mengingatkan kita semua untuk memperhatikan protokol kesehatan," pintanya.

Ia menyakini Sulsel sebagai lumbung pangan nasional akan bisa pulih dengan kekompakan dengan kebersamaan dan gotong royong dan semangat untuk menghadapi Covid-19.

"Walaupun hari ini angkanya tinggi, kita lihat nanti, 3-4 minggu yang akan datang akan bisa lebih rendah, bahkan nol, karena dari kerja keras semua komponen masyarakat di Sulsel," tutupnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenko Polkam Perkuat...
Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba di Indonesia Timur
Pilkada 2024, Laksamana...
Pilkada 2024, Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras Diyakini Ideal Pimpin Sulsel
Darurat Bencana di 7...
Darurat Bencana di 7 Kabupaten Sulsel, BNPB Kucurkan DSP Rp2,5 Miliar
Open House Idulfitri,...
Open House Idulfitri, Pj Gubernur Sulsel: Bupati dan Wali Kota Tetap Jaga Kekompakan
Akhiri Jabatan Gubernur...
Akhiri Jabatan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Diarak Keliling Kota Makassar
Plt Gubernur Sulsel...
Plt Gubernur Sulsel Sebut Airlangga Tunjukkan Kelas Atasi Pandemi
Fadjry Djufry Resmi...
Fadjry Djufry Resmi Dilantik Menjadi Pj Gubernur Sulsel
Kunjungi Sulsel, Teriakan...
Kunjungi Sulsel, Teriakan Ganjar Presiden Menggema di Tana Toraja
Provinsi Sulsel Disebut...
Provinsi Sulsel Disebut Bangkrut, Yusuf Lakaseng: Pj Gubernur Terlalu Bombastis
Rekomendasi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved